Kemendagri Permudah Penerbitan Akta Kematian Korban Lion Air JT 610

Penulis -

Sabtu, 3 November 2018 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempermudah penerbitan akta kematian, bagi korban pesawat Lion Air JT 610, dengan menggunakan surat keterangan dari kepolisian.

“Jadi kami sudah berkoordinasi dalam pengurusan akta kematian. Karena ujung-ujungnya kan akta kematian kemudian memasukkan dalam database kependudukan bahwa orangnya sudah meninggal,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/11).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Menurut Zudan, biasanya  penerbitan akta kematian oleh Dukcapil memerlukan sejumlah persyaratan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP, akta kelahiran dan akta perkawinan orang tua, dan atau suami/istri, surat pengantar dari kelurahan, dan KTP dua orang saksi kematian.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Namun, khusus untuk korban Lion Air JT 610 yang sudah teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati, Dukcapil hanya mensyaratkan surat keterangan dari polisi untuk penerbitan akta kematian.

“Nanti kita komunikasikan karena kalau akta kematian kan harus ditandatangani kepala dinasnya, nanti bisa dibuatkan di sana langsung atau dikirim. Datanya kami kirim, Dukcapil di sana langsung bisa membuatkan, tugaskan staf, kirim ke RS, langsung kita berikan ke keluarganya,” tambahnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyatakan akan membantu identifikasi korban pesawat Lion Air JT 610. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB