Nasional

Kemenag Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang Sentani

Jakarta, Prokabar — Sejumlah rumah ASN Kementerian Agama mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang di Sentani, Jayapura pada 16 Maret 2019. Rumah mereka bahkan ada yang rata dengan tanah akibat arus deras banjir bandang.

Kepala Biro Umum Setjen Kemenag Syafrizal mengatakan bahwa mereka yang rumahnya mengalami kerusakan parah, mendapat bantuan sebesar Rp10juta dari dana tali asih ASN Kementrian Agama.

“Bagi ASN yang rumahnya hilang atau rusak parah kena banjir, di samping dapat bantuan tali asih ASN 2.5juta, juga dapat tambahan 7.5juta. Sehingga total mereka terima 10juta,” terang Syafrizal usai meninjau lokasi terdampak banjir di Sentani, sebagaimana dilansir situs kemenag, Kamis (4/4).

Menurut Syafrizal, total ada 93 pegawai Kementerian Agama yang terkena dampak banjir Sentani. Sebanyak 57 di antaranya adalah ASN, baik di Kanwil Kemenag Papua, IAIN Jayapura, dan STAKN Sentani, Jayapura. Sebanyak 36 lainnya adala adalah tenaga honorer.

Kementerian Agama juga memberikan bantuan 100juta untuk masjid Babussalam dan dua gereja yang rusak parah. MI Al-Ikhlas Sentani yang rusak hingga tersisa bangunan dindingnya mendapat Rp75juta. RA Al-Ikhlas dan Sekolah Teologi Menengah Kristen masing-masing dibantu Rp50juta.Selain itu, bantuan juga diberikan kepada sekitar 30 lembaga pendidikan, mushalla, gereja, pura, dan vihara yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

“Masing-masing mendapat 30juta,” tuturnya.

Total nilai bantuan yang diberikan Kementerian Agama adalag 1.670.500.000 (1,7M). Bantuan ini bersumber dari dana tali asih ASN Kementerian Agama seluruh Indonesia.

“Saya menerima perintah langsung dari Pak Menteri Agama dan Pak Sekjen untuk segera berangkat, menyerahkan tanda kepedulian ASN Kementerian Agama atas bencana yang menimpa ASN kita di Kementerian Agama Provinsi Papua. Ini tidak hanya dilakukan di sini, namun di Aceh, NTB, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Jawa Barat dan lain-lain yang mengalami bencana sebelumnya,” terang Syafrizal.

Dalam kesempatan itu, Syafrizal yang juga Kepala Tim Tanggap Darurat Bencana Kementerian Agama RI, beserta tim juga meninjau sejumlah madrasah, gereja, rumah ASN, masjid dan SMTK yang terdampak banjir bandang.

Tampak hadir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Keerom, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarmi, beserta beberapa pejabat Eselon III dan IV serta JFU di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua.

Kakanwil Kemenag Papua Pdt. Amsal Yowei menjelaskan, penanganan korban terdampak banjir bandang telah dibahas dalam Rakerwil, 21-22 Maret 2019. Tanggal 23 Maret 2019, digelar aksi peduli dari peserta Rakerwil dan Dharma Wanita se-Provinsi Papua sehingga terhimpun lebih dari 20 juta rupiah. Dana itu langsung disalurkan kepada korban yang berada di pengungsian kompleks Kantor Bupati Gunung Merah. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top