Ini Saran Kemendagri untuk Mahasiswa Papua di Unand

Penulis -

Jumat, 22 November 2019 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen OTDA) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia Drs. Akmal Malik, menyarankan kepada mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Andalas untuk mengembangkan skillterlebih dahulu jangan langsung balik atau pulang kampung.

Hal itu, disampaikannya saat bertemu dengan mahasiswa-mahasiswi Papua di Ruangan Rektor Universitas Andalas pada Kamis (21/11) didampingi Budi Arwan, S. STP, MSi Kasubdit Provinsi Papua dan Papua Barat pada Dit. Penataan Daerah Otsus dan DPOD Ditjen Otda Kemendagri.

Ia meminta kepada mahasiswa yang dari Papua maupun Papua Barat untuk mencari pengalaman dan mengembangkan skill yang ada didaerah lain terlebih dahulu sebelum pulang kedaerah masing-masing.

“Jangan cepat-cepat pulang dulu, sekarang sudah ada video call, manfaatkan teknologi yang ada,” ujarnya kepada mahasiswa tersebut. 

Disarankannya, untuk praktek atau magang terlebih dahulu baik di instansi pemerintah maupun swasta atau di Rumah Sakit (bagi yang mengambil program kesehatan).

Ia juga sudah berkomunikasi dengan kementerian, lembaga ataupun pemerintah daerah terkait untuk memfasilitasi potensi-potensi yang dimiliki oleh mahasiswa Papua maupun Papua Barat agar nantinya potensi tersebut dapat tersalurkan dengan baik.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan akan menambah kuota mahasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Papua untuk wilayah Sumatera Barat. 

“Program ADik ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah untuk membantu perguruan tinggi mencari dan menjaring calon mahasiswa dari daerah Papua dan Papua Barat serta daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T),” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Tafdil Husni, mengatakan Program ini  merupakan program pemerintah yang sudah berjalan dan Universitas Andalas merupakan salah satu PTN yang diberikan amanah oleh Kemenristekdikti. 

“Untuk saat ini tercatat ada sekitar 48 mahasiswa ADik Papua dan 3T yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Andalas dan tersebar di berbagai fakultas,” ujarnya.

Ia berpesan kepada mahasiswa ADik Papua dan Daerah 3T untuk dapat menamatkan pendidikannya tepat waktu dan berkualitas. 

“Tidak hanya menampatkan pendidikan tepat pada waktunya tetapi mahasiswa juga dituntut untuk dapat aktif baik di akademik maupun non akademik,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia menyampaikan dengan prestasi,skilldan pengalaman yang telah dimiliki, nantinya akan dapat digunakan untuk memajukan daerah tempat tinggal masing-masing. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi
Silfia Hanani: Guru Besar yang Menginspirasi Akademisi Perempuan
UIN Bukittinggi Resmi Buka Program S3 Studi Islam
3 Guru Bahasa Inggris Sumbar Ikuti Kongres Dan Silatnas ke VII PPBII di Tasikmalaya.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Senin, 3 November 2025 - 16:15 WIB

96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025

Minggu, 21 September 2025 - 23:59 WIB

Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini

Kamis, 24 Juli 2025 - 22:57 WIB

Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terbaru