Pasaman, Prokabar.com — Satlantas Polres Pasaman selesai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan bus maut di Jorong Simpang Tigo, Nagari Simpang, Kecamatan Simpang Alahan Mati.
Kecekakaan terjadi karena rem tidak berfungsi dengan baik saat laju bus kencang pada posisi jalan turunan.
“TKP dari arah Malampah ke arah Simpang jalan turunan tajam dan tikungan tajam ke kiri, permukaan jalan aspal, datar, rata dan kering,”
Baca Juga:
Bus Pesta Perkawinan Masuk Sawah, Dua Meninggal
Terlibat Video Asusila, Wali Nagari Jambak Diberhentikan Bupati Pasaman
Apel Perdana Pasca Libur Lebaran, Wabup Pasaman, Sabar AS Tekankan Hal Ini
“Bahu jalan juga terbuat dari beton, lebar jalan 6,7 meter, bahu jalan sebleah kiri 2,3 meter, arus lalu lintas sepi, di kiri luar jalan tebing dan sebelah kanan jurang dalam. Ini kondisi jalan,” kata Kasat Lantas Polres Pasaman Iptu Saherman.
“Dugaan sementara bus berkecepatan tinggi dan rem tidak berfungsi, melewati turunan tajam dan tikungan tajam ke kiri. Sehingga mobil dengan mulusnya masuk jurang sedalam 15,1 meter,” lanjut Aiptu Armen.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Bus maut yang mengalami kecelakaan itu adalah Transport Express dari Kabupaten Pasaman Barat menunju ke Lubuk Sikaping.
Baca Juga Milenialisme.com
Kabar Duka, Nova Indra Meninggal Dunia
Bus Masuk Sawah, Dua Penumpang Meninggal Dunia
Agenda Jokowi Selama Kunker di Riau
Kendaraan dengan nomori polisi BA 7974 SU ini membawa rombongan warga yang ingin menghadiri pesta pernikahan ke Kecamatan Lubuk Sikaping.
Bus mengangkut 30 penumpang, termasuk sopir. Kini seluruh korban mendapatkan perawatan di RSUD Lubuk Sikaping. Informasi sementara hingga pukul 18.30 WIB, seorang Balita tidak sadarkan diri. Selebihnya ada penumpang yang patah tulang dan luka robek. (Ola)
















