Ini Kronologis Kasus dr Fiera Lovita yang Membuat Masyarakat Sumbar Marah

Penulis -

Kamis, 8 Juni 2017 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Lovita

dr. Lovita

1 Juni 2017
dr Fiera muncul ke publik dengan menggelar jumpa pers di kantor LBH Jakarta. Di depan awak media, dr Fiera mengaku diintimidasi oleh kelompok masyarakat di Kota Solok. Sejak saat itu, Fiera terkenal sebagai korban persekusi. Hampir seluruh media memburu berita tentang aksi persekusi ini. Imbasnya Solok dan Sumatera Barat dianggap tidak aman, karena membiarkan aksi persekusi.
2 Juni 2017
Berbagai kecaman muncul dari masyarakat di Sumatera Barat. Reaksi mulai bermunculan termasuk unjuk rasa di Kota Solok.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sorenya, Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati Rosya dimutasi ke Polda Sumbar. Penyebabnya kata Mabes Polri karena Kapolres tidak tegas menindak pelaku persekusi di wilayahnya.

5 Juni 2017
Masyarakat Kota Solok dari berbagai unsur menggelar aksi di Kota Solok. Massa yang dipimpin oleh Ketua DPRD Solok ini, memberitahukan kepada dunia, bahwa Kota Solok aman dan damai. Selain itu masyarakat juga melaporkan dr Fiera ke Kapolres Solok Kota, karena menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Warga Solok demo

7 Juni 2017
MUI, LKAAM, Ormas Islam, Wakil Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar, menggelar pertemuan di Mapolda Sumbar untuk membahas perkembangan kasus dr Fiera dan antisipasi berbagai kemungkinan. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa elemen masyarakat sepakat mengamankan Sumbar dari berbagai intimidasi dan provakasi dari pihak manapun, dan kasus Fiera akan diselesaikan melalui proses hukum.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

8 Juni 2017
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mencoba untuk menghubungi dr Fiera melalui telepon seluler. Wagub menelpon untuk memberikan saran dan arahan, apalagi Fiera berstatus sebagai pegawai Pemprov Sumbar. Namun sambungan telepon tersebut ditolak oleh dr Fiera.
(eda, diolah dari berbagai sumber)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB