Ini Cara Masjid Istiqlal Mengganti Tradisi Kegiatan Buka Puasa Bareng

Penulis -

Kamis, 9 April 2020 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Pengurus Masjid Istiqlal akan mengantar makanan berbuka bagi masyarakat-masyarakat yang membutuhkan pada Ramadan 1441H/2020M.Hal ini disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar saat bertemu dengan Menteri Agama Fachrul Razi, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

“Pengurus Masjid Istiqlal akan menyiapkan titik penyebarannya. Dengan harapan semua bisa merasakan. Tentunya secara bergantian titik penyebarannya,” jelas Mantan Wakil Menteri Agama ini, dilansir Kamis (9/4).

“Baru masuk WA ke saya, LP Cipinang meminta makanan pembuka untuk penghuni Lapas,” imbuhnya.

Selain Tarawih, buka puasa bersama menjadi acara yang paling ditunggu jemaah mesjid Istiqlal. Sedikitnya tiga ribu jamaah hadir setiap harinya untuk buka puasa. Bahkan di akhir pekan bisa mencapai tujuh ribu jamaah.

Namun dengan kondisi pandemic Covid-19 ini, sesuai edaran pemerintah, maka acara buka puasa bersama tidak bisa dilaksanakan. Kendati begitu, tradisi yang sudah dilakukan lama, tidak mungkin dihilangkan.

Seperti juga dengan buka puasa, sesuai keputusan untuk beribadah di rumah, Masjid Istiqlal pun meniadakan shalat Tarawih berjemaah. Namun, tetap akan melaksanakan Tausiah sebelum Tarawih.

Untuk itu, Wakil Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Bahrul Hayat menyampaikan pihaknya saat ini juga tengah merancang tausiyah online untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami sedang siapkan Tausiah Virtual atau Online. Sementara masih disiapkan lembaga penyiaran yang mau bekerja sama untuk tausiah online ini. Dan seperti biasa di awal Ramadhan tausiah pertama disampaikan Menteri Agama,” tutur  Bahrul Hayat.

Menanggapi rencana yang disampaikan, Menag menyampaikan dukungannya dan berjanji akan membantu agar pelaksanaannya bisa berjalan lancar. “Kebiasaan seperti menyediakan makanan berbuka ini harus tetap dijalankan. Bagaimana caranya, itu harus dipikirkan matang,” pesan Menag.

“Apa yang dilakukan Masjid Istiqlal selama ini menunjukkan masih banyak yang membutuhkan untuk buka puasa. Hanya saja dengan kondisi sekarang ini harus diubah polanya, agar bisa memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Menag. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera
Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda
Tanah Haram Kami Rindu (3)
Tanah Haram Kami Rindu (2)
Tanah Haram Kami Rindu (1)
Deddy Mizwar Beri Pesan Moral Mendalam Lewat Sinetron “Lorong Waktu”
Cut Syifa Antusias Perankan Tokoh Utama di Sinetron Terbaru SCTV “Cinta Di Ujung Sajadah”
Main FTV Ramadan SCTV, Eza Gionino Alami Perjalanan Spiritual

Berita Terkait

Rabu, 19 Maret 2025 - 00:18 WIB

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera

Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:44 WIB

Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:04 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (3)

Selasa, 11 Maret 2025 - 06:17 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (2)

Senin, 10 Maret 2025 - 15:06 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (1)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB