Tanah Datar, Prokabar – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar masuk deretan enam besar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang mendapat proritas pengelola terbaik Pembangunan Infrastruktur Kampus dengan skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2018.
Penilaian ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJP) Kementerian Keuangan, terhadap 251 Satker penerima SBSN 2018.
“Dari enam terbaik tersebut akan mendapat penghargaan dari Kemenkeu pada acara yang akan digelar 16 Juki mndatang di Jakarta,” sebut Wakil Rektor II Marjoni Imamora.
Sementara itu, Rektor IAIN Batusangkar Menambahkan, merupakan penghargaan yang diterima IAIN Batusangkar nantinya sangat berarti guna mendorong seluruh civitas akademika IAIN Batusangkar untuk berkontribusi menyiapkan sarana pendidikan yang kondusif, sehingga membuat nyaman dan semangat dalam menumbuhkan tradisi akademik yang kompetitif.
“Tahun ini kita sudah menjalankan Penandatanganan kontrak dengan PT. Tasya Total Persada Sebagai Kontraktor Pelaksanan dan CV. Arterindo Pratama Sebagai Konsultas Pengawas untuk Pembangunan Gedung Auditorium dan Pusat Kegiatan Mahasiswa, dari dana SBSN Tahun 2019. Dengan total anggran 25 Milyar,” ucap Kasmuri.
Enam penerimana penghargaan Pengelola Pembangunan Infrastruktur Kampus dengan skema SBSN 2018 terbaik tersebut diantaranya, IAIN Batusangkar, IAIN Manado, UIN Raden Fatah Palembang, IAIN Kendari, IAIN Ambon dan STAIN Sorong.
Dirjen Pendidikan Islam mencatat, tahun anggaran 2018 ada 34 PTKIN pengelola SBSN dengan nilai proyek Rp1,304 Triliun. Untuk tahun 2019, terdapat 41 PTKIN penerima SBSN dengan total anggaran Rp1,270 Triliun.(eym)
















