Artikel

Hindari Bahaya Zat Kimia, Gunakan Bahan Alami Ramah Lingkungan

Dibaca : 115

Jakarta, Prokabar – Perkembangan informasi dan teknologi, masyarakat lebih pintar memilih produk yang aman bagi keluarga. Terlebih di masa pandemi, para ibu khususnya mulai beralih menggunakan barang yang ‘Eco Friendly’.

Salahsatunya dalam kegiatan sehari-hari, produk deterjen jadi kebutuhan pokok saat mencuci pakaian. Berbeda dengan masyarakat di luar negeri, mereka sudah menggunakan deterjen dengan bahan aktif dari tumbuhan.

Sedangkan deterjen yang beredar di Indonesia keseluruhan mengangkat natrium perborat, pewangi, pelembut, natrium silikat. Sayangnya dari zat yang terkandung dalam deterjen menimbulkan pencemaran lingkungan karena mengandung busa yang banyak.

Selain lingkungan tercemar, beberapa deterjen yang beredar juga mengandung soda abu. Soda abu berfungsi untuk meningkatkan daya bersih pada pakaian, namun efek sampingnya tidak bisa dihindari. Seperti menimbulkan panas pada kulit tangan dan meninggalkan bintik putih pada pakaian yang kita cuci.

Penyebab tangan jadi panas dan kasar pada saat mencuci adalah kandungan LABSA (Linear Alkyl Benzene Sulphonic Acid) pada deterjen yang kita gunakan. LABSA adalah zat aktif dari minyak bumi yang kebanyakan digunakan oleh detergen biasa.

Tapi sekarang ada solusi untuk tetap menjaga lingkungan tanpa harus mengurangi kualitas kebersihan pakaian kita, yaitu menggunakan Deterjen yang Berbahan Aktif Tumbuhan tanpa LABSA, sehingga menjaga tangan kita tetap lembut.

Mencuci dengan menggunakan deterjen yang mengandung MES adalah era baru mencuci pakaian yang ramah untuk kesehatan dan pilihan tepat untuk ibu milenial yang memperhatikan lingkungan dan keluarga.

Mencuci dengan tangan atau dengan mesin tidak perlu khawatir. Dengan kebaikan bahan aktif tumbuhan yang dapat mencuci sampai larut dan membersihkan hingga ke dalam serat pakaian.

Jika mengaku ibu milenial yang eco friendly, kita harus juga memerhatikan deterjen yang dipakai, demi kesehatan lingkungan dan juga kesehatan keluarga.

Mulai sekarang, yuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Kita hanya perlu membiasakan diri, dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga.

Sambil menunggu ada produk deterjen yang berbahan tumbuhan hadir di Indonesia, kita juga bisa memakai bahan alami seperti lerak, lemon, atau cuka untuk menghilangkan noda di pakaian. (beb)

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top