Padang, Prokabar — Membuka akses sekaligus mengejar ketertinggalan dari daerah lain, warga kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji sepakat menjadikan jalan Di RT 01 RW 08 Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji, menjadi lokasi Manunggal.
Sebelas hari berjalan, kegiatan Manunggal hampir menyelesaikan pembangunan jembatan yang melintang diatas aliran anak sungai batang Kuranji.
Semenjak Sabtu hingga Senin mendatang, pengerjaan jembatan dipastikan akan tuntas, mengingat rangka lantai jembatan serta tiang penyangga jembatan telah selesai dipasang.
“Dalam tiga hari ini fokus pada pengecoran lantai jembatan, dan berkat semangat gotong royong bersama oleh masyarakat, Insya Allah, pembangunan jembatan tuntas dalam tiga hari. bahkan bisa lebih cepat pada minggu esok,” sebut Rusli Ketua Rukun Tetangga.
Berkat donatur, alat berat juga telah masuk untuk melakukan pembersihan lahan di jalan menuju jembatan yang sedang dibangun, untuk meratakan jalan sehingga nantinya bisa ditembus.
“Proses pembersihan lahan pada kamis dan jumat ini, semakin menaikkan semangat masyarakat dalam bergotong-royong,”sebut lurah kuranji Kasma Efendi.
Pembukaan jalan sepanjang dua kilometer dari Kelok Balimbiang menuju Balimbiang dalam, telah lama diinisiasi warga. Sebagai bentuk partisipasi menyukseskan pembangunan manunggal, tak kurang dua kaum berbeda dari suku jambak, bersedia menghibahkan tanahnya sepanjang 100 meter untuk kebutuhan jalan.
Total swadaya tanah pada kegiatan manunggal di kelurahan Kuranji mencapai dua kilometer. Dan diperkirakan akan bertambah sepanjang dua koma lima kilometer lainnya oleh warga dari kaum suku koto, tanah untuk kepentingan pembangunan jalan, melanjutkan swadaya masyarakat.
“Saat ini dalam proses administrasi menyelesaikan wakaf tanah,” sebut ninik mamak suku Koto di Balimbiang Baharuddin.
Manunggal di Kelurahan Kuranji cukup tinggi dari segi partisipasi warga, dikarena tingginya kebutuhan akan pembangunan jalan. Akibat ketiadaan jalan, warga kesulitan mengangkut material bahan bangunan, ketika akan melakukan pembangunan rumah.
Begitu juga berguna untuk memasarkan hasil pertanian atau perkebunan warga.
Tak hanya berkorban tenaga dan juga tanah pusako, warga juga badoncek hingga terkumpul lebih dari lima juta rupiah untuk kegiatan manunggal ini.
Camat Kuranji Eka Putra Buhari juga rutin meninjau ke lokasi kegiatan manunggal di lokasi ini, dan terus melakukan lobi ke anggota DPRD baik Padang Atau pun DPRD Sumbar, agar dapat dianggarkan tahun 2022 mendatang, sehingga setiap tahun akan ada peningkatan status jalan, baik pengerasan, pengaspalan atau pun betonisasi secara berangsur-angsur setiap tahunnya. (Adh)
















