Las Vegas, bolabeten – Petarung kontroversial UFC, Connor MCGregor mengalami nasib naas di ajang UFC 264, Minggu (11/7) siang di Mobile Arena, Las Vegas.
Melawan Dustin Poirier, petarung asal Irlandia itu ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Setelah kaki kiri Conor McGregor patah di akhir ronde pertama, petarung yang dikenal ‘anak emas” UFC itu dinyatakan kalah TKO.
McGregor memulai pertarungan dengan melepaskan tendangan, sesuatu yang dilakukan Poirier pada pertemuan kedua di UFC 257, Januari lalu. Poirier terlihat tenang menghadapi kombinasi tendangan McGregor.
The Diamond sukses melepaskan pukulan hingga kedua petarung dalam posisi ground fighting. McGregor sempat melakukan cekikan guillotine terhadap Poirier, namun petarung asal Amerika Serikat itu berhasil keluar dari tekanan.
Dalam duel bawah, baik McGregor dan Poirier sama-sama berhasil melepaskan sikutan. Keputusan untuk membawa ke pertarungan bawah justru merugikan McGregor. Poirier mampu mendominasi McGregor lewat kombinasi pukulan.
Kedua petarung kemudian berdiri saat ronde pertama meyisakan 13 detik. McGregor kemudian jatuh setelah kaki kirinya patah karena salah pijakan kaki saat menghindar pukulan Poirier. Wasit Herb Dean kemudian menyatakan Poirier menang setelah McGregor tidak bisa berdiri karena kaki kirinya patah.
Dasar sombong dan mulut ember, Conor McGregor yang sudah tak berdaya itu masih mengajak Dustin Poirier bertarung.
Engkel Kaki kiri McGregor patah setelah salah pijakan usai melepaskan pukulan. Sambil mengerang kesakitan, McGregor kemudian mendapat perawatan medis.
“Keputusan dokter, keputusan dokter,” teriak McGregor kepada wasit Dean seakan-akan ingin mengatakan dia belum menyerah melawan Poirier.

McGregor kemudian kesal melihat Poirier yang mengejeknya. Poirier menirukan gaya jalan khas McGregor sambil berjalan ke arah petarung berjuluk The Notorious tersebut.
Dalam wawancara dengan Joe Rogan sambil mendapat perawatan medis di atas octagon UFC 264, McGregor sangat kesal. Petarung 32 tahun itu bahkan masih mengajak Poirier bertarung dengan kaki patah.
“Saya berhasil meninju kepalanya, saya berhasil menendang kakinya. Dia melakukan hal yang biasa. Pertarungan ini belum berakhir. Jika harus diselesaikan di luar [octagon], mari kita lakukan di luar,” ucap McGregor kepada Poirier dikutip dari Reuters.(*)
















