Padang Panjang, prokabar – Harga sayur di Pasar sayur Bukit Surungan, Padang Panjang, Minggu (4/4) tiba-tiba melambung untuk beberapa jenis komoditi.
Hal ini membuat senyum ceria petani bertebaran di tengah cuaca ekstrim dan angin kencang yang masih melanda.
Ojek tak henti bersileweran, hilir mudik membawa hasil pertanian warga.
Beragam kendaraan mengangkut macam-macam palawija ke Pasar Sayur Padang Panjang.
Baca Juga:
- Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Terus Melanda Agam
- Waspada! Cuaca Ekstrem Terjadi Sepekan ke Depan
- Herman Nazar Kembali Terpilih DPW PKDP Riau, Ini Visi dan Misinya!
Ada juga satu atau dua mobil cigak baruak sarat muatan yang sama dan tujuan yang sama.
Dari pengamatan prokabar, sawi hijau yang biasanya berkutat di harga Rp2000-3000/kg, hari ini melambung sampai tiga kali lipat, berkisar Rp8-9 Ribu/kg, bahkan ada yang menembus angka Rp10 ribu.
Sayuran yang satu keluarga dengan pakcoy ini memang menjadi andalan bagi warga Paninjauan dan beberapa nagari lainnya di sekitar Padang Panjang.
“Hari ini saya bawa empat bal, satu bal rata-rata 50 kg, saya jual seharga Rp9 ribu/kg.”ujar Nurmi, amai-amai yang pulang dengan senyum lebar membawa pulang Rp1,8 juta dari pasar.
Sawi bisa menembus angka Rp9 ribu, adalah sesuatu yang langka terjadi.
Ibarat dapat durian runtuh, Nurmi, mengaku masih ada 40 sampai 50 bal sawi di lahannya yang masih menunggu panen.
Harga Sayur yang Melambung Tinggi
Harga palawija lainnya yang melambung adalah bawang daun.
Sebelumnya bawang daun hanya berkisar Rp 4000 smapai Rp 5000 per kilogram.
Hari ini harga daun bawang bisa sampai Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu per kilogram.
Baca Juga Milenialisme.com
- Prediksi Tiga Calon Pelatih Semen Padang FC
- Kenali Manfaat Kulit Ayam untuk Kesehatan dan Diet
- Pelantikan Wali Kota Padang Menanti Arahan Gubernur
Petani muda Effendi tersenyum lebar, dia hanya membawa dua ikat bawang daun masing-masing seberat 55 kilogram.
Total yang Effendi raih dari 55 kilogram tersebut sampai Rp 1,2 juta.
Belum lagi seledri yang panen perdana seberat 70 kilogram, kini harga perkilonya mencapai Rp 15 ribu.
Effendi bisa mengantongi sekitar Rp 2,5 juta pada pagi ini.
“Alhamdulillah, semoga harga bagus ini terus bertahan.”ucapnya, sambil mematik rokoknya dengan nikmat.

Selain dua komoditi di atas, harga jenis sayuran lain relatif stabil.
Misalnya cabai merah keriting, sudah kembali ke harga Rp40 ribu perkilo, setelah beberapa hari sebelumnya sempat anjlok ke harga Rp35 ribu/kg.
Cabe rawit juga mulai merangkak naik lagi. Hari ini petani bisa menjual Rp38-40 ribu perkilogram.
Dalam beberapa pekan terakhir, harga rawit sempat terluncur ke harga Rp25 ribu perkilogram.
Yang agak terumuk adalah petani jahe. Biasanya galas yang satu ini jadi primadona, tapi dalam dalam dua bulan terakhir harganya merosot drastis.
Dari kisaran Rp25-28 ribu perkilo, kini dapat harga 15 ribu sudah bagus.
Senasib dengan bawang merah, yang kini hanya paling keras dihargai Rp20 ribu perkilo.
Sebelumnya, bawang merah yang kini banyak ditanam oleh petani sekitar kota Padang Panjang, sempat menembus harga 60 ribu perkilo.
Daftar Harga Sayur Terbaru
Berikut harga sayur mayur di Pasar sayur Padang Panjang, Minggu (4/4)
Sawi Manis: Rp8-10 Ribu/kg
Bawang Daun: Rp9-12 Ribu/kg
Seledri: Rp15 Ribu/kg
Cabai Merah Keriting; Rp40 Ribu/kg
Jahe; Rp16 Ribu/kg
Bawang merah: Rp20 Ribu/kg
Terong; Rp6 Ribu/kg
cabe Rawit; Rp38/kg. (*)
















