Harga Melambung, Minggu Pagi Ceria Petani di Pasar Sayur Padang Panjang

Penulis -

Minggu, 4 April 2021 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas di Pasar Sayur Bukit Surungan, Kota Padang Panjang. (foto:kominfo)

Aktifitas di Pasar Sayur Bukit Surungan, Kota Padang Panjang. (foto:kominfo)

Padang Panjang, prokabar – Harga sayur di Pasar sayur Bukit Surungan, Padang Panjang, Minggu (4/4) tiba-tiba melambung untuk beberapa jenis komoditi.

Hal ini membuat senyum ceria petani bertebaran di tengah cuaca ekstrim dan angin kencang yang masih melanda.

Ojek tak henti bersileweran, hilir mudik membawa hasil pertanian warga.

Beragam kendaraan mengangkut macam-macam palawija ke Pasar Sayur Padang Panjang.

Baca Juga:

Ada juga satu atau dua mobil cigak baruak sarat muatan yang sama dan tujuan yang sama.

Dari pengamatan prokabar, sawi hijau yang biasanya berkutat di harga Rp2000-3000/kg, hari ini melambung sampai tiga kali lipat, berkisar Rp8-9 Ribu/kg, bahkan ada yang menembus angka Rp10 ribu.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sayuran yang satu keluarga dengan pakcoy ini memang menjadi andalan bagi warga Paninjauan dan beberapa nagari lainnya di sekitar Padang Panjang.

“Hari ini saya bawa empat bal, satu bal rata-rata 50 kg, saya jual seharga Rp9 ribu/kg.”ujar Nurmi, amai-amai yang pulang dengan senyum lebar membawa pulang Rp1,8 juta dari pasar.

Sawi bisa menembus angka Rp9 ribu, adalah sesuatu yang langka terjadi.

Ibarat dapat durian runtuh, Nurmi,  mengaku masih ada 40 sampai 50 bal sawi di lahannya yang masih menunggu panen.

Harga Sayur yang Melambung Tinggi

Harga palawija lainnya yang melambung adalah bawang daun.

Sebelumnya bawang daun hanya berkisar Rp 4000 smapai Rp 5000 per kilogram.

Hari ini harga daun bawang bisa sampai Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu per kilogram.

Baca Juga Milenialisme.com

Baca Juga :  Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat

Petani muda Effendi tersenyum lebar, dia hanya membawa dua ikat bawang daun masing-masing seberat 55 kilogram.

Total yang Effendi raih dari 55 kilogram tersebut sampai Rp 1,2 juta.

Belum lagi seledri yang panen perdana seberat 70 kilogram, kini harga perkilonya mencapai Rp 15 ribu.

Effendi bisa mengantongi sekitar Rp 2,5 juta pada pagi ini.

“Alhamdulillah, semoga harga bagus ini terus bertahan.”ucapnya, sambil mematik rokoknya dengan nikmat.

Selain dua komoditi di atas, harga jenis sayuran lain relatif stabil.

Misalnya cabai merah keriting, sudah kembali ke harga Rp40 ribu perkilo, setelah beberapa hari sebelumnya sempat anjlok ke harga Rp35 ribu/kg.

Cabe rawit juga mulai merangkak naik lagi. Hari ini petani bisa menjual Rp38-40 ribu  perkilogram.

Baca Juga :  101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Dalam beberapa pekan terakhir, harga rawit sempat terluncur ke harga Rp25 ribu perkilogram.

Yang agak terumuk adalah petani jahe. Biasanya galas yang satu ini jadi primadona, tapi dalam dalam dua bulan terakhir harganya merosot drastis.

Dari kisaran Rp25-28 ribu perkilo, kini dapat harga 15 ribu sudah bagus.

Senasib dengan bawang merah, yang kini hanya paling keras dihargai Rp20 ribu perkilo.

Sebelumnya, bawang merah yang kini banyak ditanam oleh petani sekitar kota Padang Panjang, sempat menembus harga 60 ribu perkilo.

Daftar Harga Sayur Terbaru

Berikut harga sayur mayur di Pasar sayur Padang Panjang, Minggu (4/4)
Sawi Manis: Rp8-10 Ribu/kg
Bawang Daun: Rp9-12 Ribu/kg
Seledri: Rp15 Ribu/kg
Cabai Merah Keriting; Rp40 Ribu/kg
Jahe; Rp16 Ribu/kg
Bawang merah: Rp20 Ribu/kg
Terong; Rp6 Ribu/kg
cabe Rawit; Rp38/kg. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Berita Terbaru