Waspada! Cuaca Ekstrem Terjadi Sepekan ke Depan

Penulis -

Minggu, 4 April 2021 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi adanya cuaca esktrem dalam sepekan ke depan.

Peringatan dini tersebut dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar masyarakat mewaspadainya.

Guswanto, Deputi Bidang Meteorologi BMKG mengatakan, peringatan dini waspada cuaca ekstrem ini berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang terjadi.

Berikut beberapa dinamika atmosfer yang berpengaruh terhadap cuaca ekstrem sepekan mendatang:

1. Fenomena La Nina

Menurut Guswanto fenomena La Nina turut andil dalam peluang cuaca ekstrem di Indonesia ini.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan La Nina masih berlangsung hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

2. Fenomena MJO dan Gelombang Kelvin

Tidak hanya fenomena La Nina, ternyata fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin dengan adanya Rossby Ekuatorial.

“Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia bersamaan dengan fenomena gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang dapat berkontribusi pada peningkatan awan hujan,” jelas Guswanto.

3. Bibit Siklon Tropis

BMKG sebagai Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi adanya potensi cuaca ekstrem akibat dinamika atmosfer, dua bibit siklon tropis.

Pertama bibit siklon tropis 90S di Samudera Hindia barat daya Sumatera.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kedua, bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur.

Intensitas kedua bibit siklon tropis cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia.

“Secara tidak langsung keberadaan bibit siklon tersebut dapat berkontribusi cukup signifikan terhadap peningkatan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia,” paparnya.

Selain berpengaruh terhadap pertumbuhan awan hujan, bibit siklon tropis juga dapat mendorong peningkatan kecepatan angin.

Ini akan berdampak pada peningkatan ketinggian gelombang atau potensi gelombang tinggi di sebagian wilayah perairan Indonesia.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem.

Seperti hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan lain sebagainya.

Masyarakat juga agar waspada dampak terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan lainnya. (*/gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB