Padang, Prokabar – Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi adanya cuaca esktrem dalam sepekan ke depan.
Peringatan dini tersebut dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar masyarakat mewaspadainya.
Guswanto, Deputi Bidang Meteorologi BMKG mengatakan, peringatan dini waspada cuaca ekstrem ini berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang terjadi.
Berikut beberapa dinamika atmosfer yang berpengaruh terhadap cuaca ekstrem sepekan mendatang:
1. Fenomena La Nina
Menurut Guswanto fenomena La Nina turut andil dalam peluang cuaca ekstrem di Indonesia ini.
Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan La Nina masih berlangsung hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral.
2. Fenomena MJO dan Gelombang Kelvin
Tidak hanya fenomena La Nina, ternyata fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin dengan adanya Rossby Ekuatorial.
“Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia bersamaan dengan fenomena gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang dapat berkontribusi pada peningkatan awan hujan,” jelas Guswanto.
3. Bibit Siklon Tropis
BMKG sebagai Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi adanya potensi cuaca ekstrem akibat dinamika atmosfer, dua bibit siklon tropis.
Pertama bibit siklon tropis 90S di Samudera Hindia barat daya Sumatera.
Kedua, bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur.
Intensitas kedua bibit siklon tropis cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia.
“Secara tidak langsung keberadaan bibit siklon tersebut dapat berkontribusi cukup signifikan terhadap peningkatan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia,” paparnya.
Selain berpengaruh terhadap pertumbuhan awan hujan, bibit siklon tropis juga dapat mendorong peningkatan kecepatan angin.
Ini akan berdampak pada peningkatan ketinggian gelombang atau potensi gelombang tinggi di sebagian wilayah perairan Indonesia.
“Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia,” ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem.
Seperti hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan lain sebagainya.
Masyarakat juga agar waspada dampak terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan lainnya. (*/gas)
















