Trending | News | Daerah | Covid-19

Pendidikan

Guru Terdampak Gempa Sumbawa Dapat Tunjangan Khusus

Dibaca : 275

Sumbawa Barat, Prokabar – Tunjangan khusus gempa bumi bagi guru di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Prof Muhadjir Effendy, Taliwang beberapa saat lalu. Tunjangan langsung diterima secara simbolis oleh Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. HW Musyafirin.

Dalam kunjungannya Mendikbud Muhadjir mengatakan, tunjangan ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan pemerintah bagi guru dan tenaga kependidikan yang tetap semangat menjalankan tugas dengan baik walau trauma gempa masih ada.

”Tunjangan khusus ini diberikan untuk semua guru pada semua jenjang pendidikasn dari tingkat TK hingga SMA/SMK. Meskipun nilainya tidak begitu besar, tetapi kami berharap dapat meringankan beban guru dan semangat untuk mendidik anak-anak semakin meningkat” ungkapnya.

Muhadjir juga berharap, adanya tunjangan ini dapat menghilangkan rasa trauma gempa bumi yang terjadi dalam kurung waktu cukup lama, sehingga tunjangan ini sangat perlu diberikan bagi tenaga pendidik. Tunjangan dengan total Rp 4,7 milyar juga sebagai penyemangat tenaga kependidikan untuk mengajak peserta didik tetap kuat dari bencana yang terjadi.

Selain tunjangan khusus bagi para guru, Mendikbud juga menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan belajar mengajar serta pembelajaran darurat untuk 45 sekolah di KSB senilai Rp 121 juta.(Eyv)

Dalam kunjungan tersebut Mendikbud membawa seluruh personil Kementerian. Tujuannya, agar semua bidang yang ada di kementerian melihat langsung kondisi yang ada di lapangan.

“Saya sudah mendengarkan pemaparan dari bupati KSB tentang penanganan terhadap bencana gempa bumi untuk dunia pendidikan di KSB. Terimakasih kami sudah dibantu dan kami berikan apresiasi untuk itu,’’ katanya.

Mendikbud sendiri mengalokasikan Rp 11 milyar untuk perbaikan sekolah dengan rusak sedang dan ringan akibat gempa. Pemda pun telah menganggarkan di APBD senilai Rp 6 milyar. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top