Batusangkar, Prokabar – Ketua Dewan Pembina SAKATO Dr. H. Febby Dt. Bangso Kayo mengapresiasi upaya anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda yang memperjuangkan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar dengan dukungan anggaran sekitar Rp60 miliar.
Namun, ia meminta Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melibatkan kembali 45 nagari yang berkontribusi dalam sejarah pembentukan pasar tersebut.
Menurut Dt. Bangso Kayo, Pasar Serikat C bukan sekadar bangunan fisik. Pasar ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat perekonomian yang tumbuh dari kesepakatan bersama 45 nagari di Tanah Datar.
“Kita patut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pak Zigo Rolanda yang telah memperjuangkan revitalisasi Pasar Serikat C. Tetapi anggaran yang besar harus diikuti perencanaan yang matang,” ujar Dt. Bangso Kayo, Kamis (29/10/2026).
Ia menekankan pentingnya menelusuri dokumen sejarah pembentukan pasar, status aset, serta kedudukan nagari setelah revitalisasi. Menurutnya, penyerahan pengelolaan di masa lalu tidak selalu berarti penyerahan hak kepemilikan, sehingga hubungan hukum antara nagari dan pasar harus diperjelas.
Selain persoalan kelembagaan, Dt. Bangso Kayo mengingatkan agar relokasi pedagang, penyediaan lahan parkir, dan desain pasar dirancang dengan memperhatikan kebutuhan nyata pedagang dan pembeli.
Ia berharap pasar yang baru tetap ramai dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, bukan hanya menghasilkan bangunan yang megah.
Ia menyarankan Bupati Tanah Datar segera memfasilitasi musyawarah bersama perwakilan 45 nagari, KAN, pedagang, dan instansi terkait sebelum pembangunan dimulai.
















