PROKABAR.COM, PADANG – Janji Politik 100 pengusaha baru ala Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah mendapat kritikan dari Ekonom UIN IB Padang, Huriyatul Akmal.
Huri sampaan akrabnya mengatakan janji politik Mahyeldi bisa tercapai dengan perencanaan yang matang dan dinamis.
Apalagi Mahyeldi berdampingan dengan Audy Joinaldy yang notabene pengusaha muda yang sukses di tanah rantau.
Permasalah pertama, kata Huri, sekelas Audy pun akan kesulitan membina pengusaha muda tersebut.
Baca Juga:
- Kemenhub Susun Aturan Pengendalian Transportasi Terkiat Larangan Mudik
- Si Jago Merah Ludeskan Rumah Sukarni di Lubuk Jantan
- Ini Pesan Doni Monardo kepada Putra-putri “Pahlawan Citarum Harum”
Di kota Padang, 10 ribu pengusaha muda tak mendapatkan hilir dari usaha yang sudah terbangun.
Hal inilah yang akan membuat hilir pengusaha muda di Sumatra Barat sulit berkembang.
“Harus ada hulunya dan harus ada hilirnya, mengurus pengusaha itu lebih sulit daripada menjalankan usaha sendiri,” kata Huri kepada prokabar.com, Selasa (30/3/2021).
Permasalah kedua, lanjut Huri, pemerintah daerah harus memiliki distribusi untuk 100 ribu pengusaha ini.
Kemudian resources, model dan ukuran dari pengusaha yang akan dibangun harus jelas.
“Distribusi 100 ribu pengusaha ini akan ke mana saja, resorcesnya darimana, modelnya bagaimana dan ukurannya apa,” kata Huri.
Pembina HIPMI PT UIN ini meneruskan, premasalah ketiga dari janji politik 100 ribu pengusaha ini adalah modal.
Melihat kondisi keuangan Sumatra Barat, mendpatkan modal akan sangat sulit.
Baca Juga Milenialisme.com:
- Inspiratif, Tugu Unik Dibangun untuk Pengusaha Fotokopi
- Komposer Keturunan Minang Ciptakan Musik Unik dari Bunyi
- PPFI: Insan Film Harus Ikut Tekan Angka Covid-19
Apalagi negara dalam keadaan defisit selama pandemi Covid-19.
Penguatan Ekonomi
Huri meyakini andai program 100 ribu pengusaha ini berhasil, maka bertambah satu sektor penguatan ekonomi di Sumatra Barat.
Namun, pemerintah daerah perlu mewaspadan penggarapan 100 ribu pengusaha muda untuk tidak asal garap.
“Garapannya harus jelas, jangan asal-asalan. Harus ada mapping dan proyeksi bisnisnya,” ungkap Huri. (*)
Selama Pemilihan Kepala Daerah, Mahyeldi yang berpasangan dengan Audy Joinaldy berjanji akan membangun 100 ribu pengusaha di Sumatra Barat.
Mahyeldi menganggap janji politik itu sangat realistis setelah berhasil mencapai 10 ribu pengusaha selama menjabat Wali Kota Padang.
















