Vaksinasi Covid-19, Semen Padang Berikan Baju Kaos

Penulis -

Jumat, 2 April 2021 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- PT Semen Padang membagikan merchandise berupa kaos sebanyak 100 picis untuk warga pasar yang mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Plt Wali Kota Hendri Septa membagikan kaos bertulisan Ayo Vaksin itu di Pasar Raya Padang.

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati, mengatakan baju kaos itu untuk para pedagang agar motivasinya meningkat saat vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: 

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Baju kaos bertulisan ‘Ayo Vaksin!’ itu kami berikan, agar para pedagang mau dan termotivasi untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.”

“Pemerintah sangat gencar melakukan program ini,” kata Nur Anita.

Selain itu, pemberian baju kaos agar ajakan untuk vaksin tersebarluas.

“Pemberian baju kaos itu sama halnya dengan mengampanyekan program vaksinasi Covid-19.”

“Untuk itu kepada masyarakat, mari kita bersama-sama menyukseskan program vaksinasi Covid-19,” ujar Anita mengajak.

Kepedulian PT Semen Padang

Pemberian baju kaos itu juga merupakan wujud kepedulian PT Semen Padang dalam mendukung program mengakhiri dampak Covid-19.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Baca Juga Milenialisme.com

“Kondisi pandemi ini sudah berlangsung lebih dari setahun lamanya. Jadi, mari bersama-sama mengakhiri kondisi ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andre Harmadi Algamar mengapresiasi PT Semen Padang yang telah memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

Untuk itu, ia mewakili Pemko Padang menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan bantuan merchandise berupa kaos untuk warga atau pedagang pasar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Merchandise berupa baju kaos dari PT Semen Padang ini meningkatkan animo warga pasar untuk divaksin.”

“Dan itu terbukti dari jumlah warga pasar yang divaksin mencapai 3650 orang.”

“Padahal target kami itu hanya 2500 orang,” katanya.

Program vaksinasi untuk warga pasar ini, sebut Andre, berlangsung sebanyak tiga gelombang.

Untuk gelombang pertama kepada 1173 orang, gelombang kedua 1318 orang dan gelombang ketiga sebanyak 1.159 orang. (rls/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB