Data sementara, 32 Bangunan Rusak Akibat Cuaca Ekstrim di Tanah Datar

Penulis -

Jumat, 2 April 2021 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 32 unit bangunan di Kabupaten Tanah Datar rusak sedang hingga berat akibat terjangan angin kencang, Rabu (31/3) dan Kamis (1/4).

Bangunan rusak berat tersebut merupakan rumah hunian warga yang tersebar di daerah Lintau, Puncak Pato dan di Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru.

“Hasil tinjuauan lapangan kita bersama dinas sosial hingga Kamis sore, jumlah kerusakan bangunan akibat angin kencang di Tanah Datar berjumlah 32 bangunan tiga diantaranya rusak parah dan tidak bisa dihuni,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah (BPBD) Tanah Datar Benny Yohenri, Jum’at (2/4).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia mengatakan, pembersihan material reruntuhan bangunan pihaknya mengerahkan tim penanggulangan bencana ditiap nagari, tim tagana dan satuan tugas lainnya.

Ia mengaku terkait jumlah kerugian akibat terjangan angin kencang terebut belum bisa ditotalkan karena masih tahap pendataan.

“Kalau jumlah kerugian belum bisa kita simpulkan karena belum semuanya terdata, karena saat ini masih melakukan pendataan ke lapangan,” katanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian mengatakan menurut informasi dari Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kondisi angin kencang yang menimpa daerah itu diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan bulan ini.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi alam yang tidak menentu saat ini terutama angin kencang yang bisa mendatangkan kerugian bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa,” katanya.

Diketahui sebelumnya angin kencang yang terjadi di daerah itu mengakibatkan pohon tumbang dan merusak beberapa rumah warga, rumah gadang, hingga sekolah dan tempat ibadah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa angin kencang tersebut namun seorang warga di Jorong Tangah XX, Nagari Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan dilaporkan tertimpa pohon kayu.

Peristiwa cuaca ekstrem itu hampir tersebar dibeberapa kecamatan didaerah itu diantaranya di Kecamaran X Koto, Batipuh, Batipuh Selatan, Salimpaung, Sungai Tarab, Pariangan, Lima Kaum dan Tanjung Emas, Tanjuang Baru, dan Lintau. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB