Digelar Kamis Depan, Begini Skenario Penyelenggaraan Sidang Isbat

Penulis -

Kamis, 16 April 2020 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1441H/2020M. Sidang akan digelar pada Kamis, 23 April 2020.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menjelaskan, sehubungan kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, sidang isbat akan digelar dengan skema berbeda. Pihaknya akan memanfaatkan sarana teleconference dalam sidang isbat tahun ini.

“Seiring kebijakan physical distancing dan sesuai protokol kesehatan, kita menghindari ada kerumunan. Sidang isbat akan memanfaatkan teknologi teleconference sehingga peserta dan media tidak perlu hadir di Kementerian Agama,” jelas Kamaruddin di Jakarta, dilansir Kamis (16/4)

“Masyarakat dapat menyaksikan proses isbat nanti melalui live streaming laman resmi dan media sosial Kementerian Agama,” lanjutnya.

Menurut Kamaruddin, sebagaimana biasa, sidang isbat akan dibagi dalam tiga sessi. Sessi pertama, paparan posisi hilal awal Ramadan 1441H oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya. Paparan ini akan disiarkan secara live streaming melalui website dan medsos Kemenag.

“Akan dibuka dialog. Masyarakat dan media bisa mengikuti melalui room meeting online yang nanti akan dibagikan. Tentu kuotanya juga terbatas,” tutur Kamaruddin.

Setelah Magrib, lanjut Kamaruddin, sidang isbat digelar secara tertutup. Sidang ini hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan MUI, DPR, serta Menag Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi, dan Dirjen Bimas Islam. Sidang diawali dengan pembacaan laporan olah Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia. Para tokoh ormas yang diundang, bisa mengikuti dan berdialog dalam proses sidang ini melalui meeting room online yang akan akan dibagikan tautan, ID, dan password nya.

“Setelah mendengar laporan dan masukan dari ormas, Menag akan menetapkan awal Ramadan 1441H,” jelas Kamaruddin.

Hasil sidang isbat, lanjut Kamaruddin akan diumumkan secara terbuka oleh Menag melalui telekonferensi pers. Sehingga, media tidak perlu hadir di kantor Kementerian Agama.

“Publik bisa mengikutinya melalui livestreaming web dan medsos Kemenag,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera
Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda
Tanah Haram Kami Rindu (3)
Tanah Haram Kami Rindu (2)
Tanah Haram Kami Rindu (1)
Deddy Mizwar Beri Pesan Moral Mendalam Lewat Sinetron “Lorong Waktu”
Cut Syifa Antusias Perankan Tokoh Utama di Sinetron Terbaru SCTV “Cinta Di Ujung Sajadah”
Main FTV Ramadan SCTV, Eza Gionino Alami Perjalanan Spiritual

Berita Terkait

Rabu, 19 Maret 2025 - 00:18 WIB

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera

Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:44 WIB

Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:04 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (3)

Selasa, 11 Maret 2025 - 06:17 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (2)

Senin, 10 Maret 2025 - 15:06 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (1)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB