Trending | News | Daerah | Covid-19

Kriminal

‘Dicangkul’ Petani, Janda Beranak Tiga Pendarahan Hebat

Dibaca : 799

Pasaman, Prokabar — Seorang janda beranak tiga terpaksa dilarikan ke Puskesmas Rao. Ia, Nur Ainun (27). Warga Pulau Jorong V, Nagari Tarung-tarung ini terpaksa mendapat perawatan tim medis lantaran mengalami pendarahan. Penyebabnnya, Nur ‘dicangkul’ seorang petani di subuh buta. Hingga akhirnya berakhir di meja SPKT Polres Pasaman dengan laporan pemerkosaan.

Kasatreskrim Polres Pasaman, AKP Lazuardi menjelaskan, kasus naas ini terjadi, Minggu (21/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, Nur sedang tidur pulas di kamar rumahnya bersama sang anak. Tiba-tiba, Laung, seorang petani dan sudah jadi ayah orang, masuk ke dalam rumah Nur. Ia masuk dari jendela kamar dan langsung memperkosa Nur.

“Laung ini, tetangga korban. Kejadian terungkap setelah Laung beraksi. Nur melapor kepada ibu tirinya, kalau ia diperkosa Laung dan mengalami pendarahan. Hingga akhirnya, korban dilarikan ke Puskesmas Rao dan mendapat perawatan,” kata AKP Lazuardi.

Usai mendapat laporan, tim Reskrim langsung bergerak dan mengamankan pelaku Laung. Kepada penyidik, Laung mengaku, perbuatan bejat itu sudah dilakukannya berulang kali. “Pengakuannya ke kami, pelaku sudah tiga kali masuk ke kamar korban melalui jendela. Namun yang berhasil memperkosa korban, baru dua kali. Pertama kali masuk, gagal,” kata AKP Lazuardi.

Penyebab korban pendarahan ini, masih didalami pihak penyidik. Begitu juga motif dan keterangan dari korban. “Korban masih dirawat dan belum bisa dimintai keterangan. Kami menunggu, nanti dikabari,” kata AKP Lazuardi.

Jika terbukti melakukan pemerkosaan, Laung bakal dijerat pidana pasal
285 KUHP tentang kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh di luar perkawinan dengan ancaman kurungan lima tahun penjara. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top