Datuk Safar, Bukan Pelayan Rakyat Biasa

Penulis -

Senin, 6 Juli 2020 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar — Safarudin Dt Bandaro Rajo meniti perjalanan politiknya dari bawah. Mengabdi sejak zaman baheula, kini ia dipercaya menjadi anggota DPRD Sumbar.

Pernah menjadi kepala desa di Baruah Gunuang, Bukit Barisan, Limapuluh Kota, di tahun 1982 hingga 1993, sejak kecil Safarudin alias Datuk Safar terbiasa hidup susah.

“Pak Safarudin, adalah tokoh politik Limapuluh Kota yang menginspirasi. Beliau muncul tidak instan, tapi penuh daya juang,” kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Limapuluh Kota, Riko Febrianto, Senin (6/07/2020).

Di mata Riko Febrianto, Datuk Safar bukan sekedar senior di partai Golkar. Melainkan juga guru, sahabat dan saudara yang disegani. “Perjalanan hidup datuk Safar, patut ditauladani kalangan milineal,” sebut Riko Febrianto.

Safarudin Datuk Bandaro Rajo, menjadi kepala desa saat gaji masih pas-pasan. Bahkan untuk makan saja susah.

Maklum, kala itu, belum ada Dana Desa, Anggaran Dana Desa atau segala jenis bantuan, SPPD dan tunjangan Walinagari seperti sekarang.

Kendaraan satu-satunya yang ia miliki, hanya sepeda usang. “Kalau mengurus administrasi penduduk, Datuk Safar mengayuh sepedanya ke Suliki (dulu Kantor Camat Bukit Barisan bergabung dengan Suliki,-red),” kenang Inyiak Immah, wanita tua di Baruah Gunuang,

Tidak jarang, saat berurusan ke kantor bupati (kini eks kantor bupati di Kota Payakumbuh,-red), Safarudin harus pergi pagi pulang keesokan hari. “Kendaraan masih jarang, kalau sudah sore, tak ada angkutan pulang. Saya numpang tidur di kantor golkar, dekat kantor pemadam kebakaran sekarang,” kenang Safarudin Dt Bandaro Rajo.

Belasan tahun menjadi kepala desa, pada tahun 1992 Safarudin diutus Golkar menjadi anggota DPRD Limapuluh Kota hingga 1997.

Reformasi bergulir, pada tahun 1997 hingga 1999 Safarudin melewati amanah sebagai wakil rakyat dua periode. Semenjak tahun 1999 hingga 2004, Safarudin terpilih menjadi Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota. Namanya melambung ke sana ke mari.

Pada Pemilihan legislatif tahun 2004 , Safarudin memilih rehat sejenak dari kontestasi politik. Di tahun 2009, dia kembali maju dan menjadi wakil ketua DPRD Limapuluh Kota, menggantikan Alis Marajo yang tahun 2010 terpilih sebagai Bupati.

Pada tahun 2014-2019, Safarudin kembali terpilih dengan hitungab suara amat banyak. Dia diamanahkan Partai Golkar yang ia ketuai menjadi Ketua DPRD Limapuluh Kota.

Empat periode menjadi anggota dan pimpinan DPRD Limapuluh Kota, Datuk Safar terpilih menjadi anggota DPRD Sumbar pada 2019.
“Pengalamannya menjadi Kepala Desa, anggota, wakil dan Ketua DPRD, membuat Safarudin matang,” jelas Syaiful Dt Majo Tagantuang, niniak mamak di Situjuah Limo Nagari.

*MAJU PILKADA*

Kini, jelang Pilkada 2020, Safarudin diminta banyak pihak, maju dalam perhelatan demokrasi lima tahunan sekali tersebut.

Safarudin, digadang-gadang, akan diusung Partai Golkar menjadi calon Bupati Limapuluh Kota. Banyak juga harapan muncul, Safar maju menjadi Cawabup dan berpasangan dengan Irfendi Arbi atau Darman Sahladi.

“InsyaAllah, dalam minggu ini, mandat dari DPP akan turun. Saya siap maju menjadi calon bupati, mohon doa dan dukungannya,” kata Safarudin Dt Bandaro Rajo, Senin (6/7/2020)

Partai Golkar sendiri, memiliki 5 kursi di DPRD Limapuluh Kota. Untuk mengusung calon bupati, minimal harus ada 7 kursi. Berat kemungkinan, Golkar akan berkoalisi dengan PKS ataupun PDI Perjuangan PKB dan PAN.

“Komunikasi ke arah sana (koalisi), terus kita rawat. Trust antar partai dan pengurus ini yang perlu kita jaga,” jelas Safarudin Datuk Bandaro Rajo. (Vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”
Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya
Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK
DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada
Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih
Legowo dalam Politik: Rusma Yul Anwar Ucapkan Selamat kepada Paslon HJ-RI Menangkan Pilkada
Hasil Quick Count BSPN PDIP Pasangan ASLI Calon Bupati Dharmasraya Meraih 69,02 Persen Suara

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:22 WIB

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”

Kamis, 30 April 2026 - 13:56 WIB

Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:25 WIB

Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK

Senin, 13 Januari 2025 - 22:57 WIB

DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Selasa, 17 Desember 2024 - 15:33 WIB

Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB