Cerita Tragis Hari Terakhir 5 Sekawan

Penulis -

Jumat, 16 April 2021 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peristiwa maut akibat bus Gumarang Jaya nopol polisi BE 7320 CU menabrak sekelompok anak SD di Pialah, Kamis (15/4) Foto : EYM

Peristiwa maut akibat bus Gumarang Jaya nopol polisi BE 7320 CU menabrak sekelompok anak SD di Pialah, Kamis (15/4) Foto : EYM

Pitalah, Prokabar – Tak seorang pun dari 5 sekawan yang menyadari, mereka akan berpisah.

Bocah kelas 3 SD 03 Pitalah itu, dilibas bus besar, Gumarang Jaya, Kamis (15/4).

Empat dari mereka tewas, 3 di tkp, satu di M. Djamil Padang.

Lima sekawan, sedundun bagai merpati. Selalu riang. Selalu bersama.

Seorang dari mereka masih dirawat, 4 temannya telah di surga.

Sekolah mereka terguncang. Muridnya berduka. Anak sekecil mereka pergi dalam musibah yang nyaris tak terkatakan.

Kisah pilu mereka jadi cerita di rumah-rumah di Pitalah, berdengung se antero Tanah Datar dan Sumatera Barat.

Kawan-kawannya satu sama lain bercerita. Mengulang kembali detik-detik tragedi.

Semalan jemaah taraweh membaca lagi kisah iru dengan berbagai mimik pilu.

Doa dipanjatkan di rumah duka. Doa bagi anak-anak mereka

Catatan polisi

Polisia kepada atasannya segera setelah kejadian menulis seperti in:

Ass. Wr. Wb.
Selamat Siang Bapak,
Mohon izin melaporkan kejadian laka lantas di wilkum Polres Padang Panjang sesuai dengan Laporan Polisi No: LP/78 / IV / REN.4.2. / 2021/ Lantas / Res P.Panjang, pada hari Kamis tanggal 15 April 2021, pukul 12.30 WIB

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga

1. WAKTU KJDN.
Kecelakaan lalu lintas biasa tsb tjd pd:
Hari/tanggal : Kamis tanggal 15 April 2021, pukul 10.00 Wib.

2. TEMPAT KJDN
Jln. Umum Padang Panjang – Solok Jor.Baringin Nag.Pitalah Kec.Batipuh Kab.Tanah Datar ( depan SDN 03 Pitalah )

3. KONDISI JALAN / TEMPAT KEJADIAN
a. Jalan beraspal baik, lurus dilihat dari arah Padang Panjang menuju arah Solok.
b. Cuaca dilokasi kejadian cerah
c. Jalan dilengkapi marka tidak terputus- putus dan jalan berstatus jalan provinsi.
d. Korban pejalan kaki sudah berada di RS Yarsi Padang Panjang.
e. Di sekitar TKP ada pemukiman masyarakat dan sekolah.

4. URAIAN SINGKAT KEJADIAN.
Kendaraan Bus Gumarang Jaya merk Mercedes Benz Nopol BE 7320 CU yang di kemudikan oleh An ROMI JULIANTO dengan kenek An DENI SYAHPUTRA dan membawa penumpang sebanyak 9 (sembilan) orang. kendaraan Tersebut diatas datang dari arah Padang Panjang menuju arah Solok, sampai di tempat kejadian diduga kendaraan yang berada di depan ( Bus ANS nopol tidak diketahui) rem mendadak, lalu kendaraan Bus Gumarang jaya membanting stir ke kanan jalan sehingga Kendaraan Bus Gumarang jaya menabrak pejalan kaki An MUHAMMAD MUDASIR, An WAHYU ILAHI An AFDHOLUL HARDI An AZIAN dan An RAFI ALFIAN yg berada di atas trotoar sebelah kanan jalan dilihat dari arah Padang Panjang menuju arah solok.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga

5.IDENTITAS PENGEMUDI KENDARAAN BUS MERCEDES BENZ NOPOL BE 7320 CU
1.N : ROMI JULIANTO, U : 38 tahun, S : Minang, P : Sopir A : Jor.Pinagar Aur Kuning Kab.Pasaman Barat.

2. : DENI SYAHPUTRA U : 40 th P : wiraswasta A : Jor.Kinawai desa Balimbing Kec.Rampanai Kab.Tanah Datar

6.IDENTITAS PEJALAN KAKI
1.N : MUHAMMAD MUDASIR , U : 9 TH S : MINANG P : Pelajar A: Jor.Pincuran baliak Nag.Pitalah Kec.Batipuh Kab. Tanah Datar (LB)
2.N : WAHYU ILAHI , U : 10 TH S : MINANG P : Pelajar A: Pasar pitalah Nag.Pitalah Kec.Batipuh Kab. Tanah Datar (MD)
3.N : AFDHOLUL HARDI , U : 9 TH S : minang P : Pelajar A: Nag.Pitalah Kec.Batipuh Kab. Tanah Datar (MD)
4.N : AZIAN , U : 9 TH S : minang P : Pelajar A: Rampanai Nag.Pitalah Kec.Batipuh Kab. Tanah Datar (LR)
5.N : RAFI ALFIAN , U : 9 TH S : minang P : Pelajar A: Jor.Rampanai Nag.Pitalah Kec.Batipuh Kab. Tanah Datar (MD)

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga

7. IDENTITAS SAKSI
1.N : WINA AMELIA U : 29 tahunS : Minang, P : Ibu Rumah Tangga A: Pitalah Kec.batipuh Kab.Tanah Datar
2. N : WANTI AULIA U :45 th S : Minang P : Ibu Rumah Tangga A : Pitalah Kec.batipuh Kab.Tanah Datar

8. RAN TERLIBAT
a. KENDARAAN BUS MERCEDES BENZ NOPOL BE 7320 CU
9. AKIBAT LAKA.
Akibat dari kejadian tersebut diatas pejalan kaki An RAFI ALFIAN ,An AFDHOLUL HARDI dan WAHYU ILAHI Meninggal dunia dan pejalan kaki An MUHAMMAD MUDASIR,An AZIAN mengalami luka-luka serta kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.

10. RUGI MATERIIL.
Rp 500.000,-

11. LANGKAH YG DIAMBIL.
1. Mendatangi TKP
2. Olah TKP
3. Amankan Barang Bukti.
4. Catat saksi saksi, korban
5. Cek korban ke RS Yarsi Padang Panjang

Demikian kami laporkan Kpd Bapak, perkembangan akan sgr kami laporkan kembali. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Hujan Deras Picu Banjir di Padang, Fadly Amran Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Berita Terbaru