Barang Milik Korban Hanyut di Banjir Kanal Dua Bulan Lalu Ditemukan Pemulung

Penulis -

Senin, 18 Maret 2019 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sejumlah barang berupa tas dan lainnya milik korban yang hanyut di Banjir Kanal Padang pada 20 Januari 2019 lalu ditemukan Kepolisian Sektor Padang Barat Kota Padang.

Seperti diketahui pada dua bulan lalu, sebuah minibus tercebur dan hanyut di Sungai Banda Kali Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat.

Peristiwa ini terjadi ketika pengendara mobil yang diketahui bernama Warsan (38) hendak memakirkan mobilnya di pinggiran sungai.

Kapolsek Padang Barat, AKP Firdaus mengatakan penemuan sejumlah barang itu berawal saat salah satu keluarga korban menyebut jika telepon genggam milik korban masih aktif, sementara korban tidak ditemukan.

“Mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melacak keberadaan telepon genggam tersebut dan beberapa nomor yang sempat dihubungi,” lanjutnya.

Dari  pelacakan tersebut, nomor tersebut pernah menghubungi seseorang atas nama Suci Veronika.

“Saat kami melacak dan kami minta keterangan kepada Suci, ia mengaku seorang temannya yang menghubunginya menggunakan nomor tersebut,” lanjutnya.

Setelah itu, pihaknya langsung mencari tahu teman dari Suci atas nama Syarif yang menelpon menggunakan nomor telepon korban.

“Saat kami menjemput syarif, ia mengatakan bahwa mendapatkan handphone korban dari orang tuanya yang bekerja sebagai pemulung,” lanjutnya.

Mendapatkan kabar tersebut, pihaknya langsung menemui orang tua Syarif atas nama Marnis yang saat itu sedang memulung.

“Dari keterangan Marnis, ia mendapatkan tas milik korban di daerah Pantai Muaro Lasak,” sambungnya.

Kemudian pihaknya meminta Marnis untuk membawa tas yang ia dapatkan di pantai tersebut dan menemukan beberapa barang milik korban.

“Kami mengamankan barang milik korban berupa satu lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP), Buku Tabungan, Kartu BPJS, Kartu PMI dan beberapa lembar kartu ATM,” sambungnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya memberhentikan proses penyelidikan karena belum menemukan bukti adanya tindak pidana lain selain laka lantas.

“Untuk proses laka lantasnya sudah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polresta Padang dan untuk proses dugaan tindak kriminal lain kami hentikan sementara.Namun jika ada bukti lainnya, kami akan proses lagi,” tutupnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Padang Pariaman, Getaran Bikin Kaget Masyarakat
Kolaborasi Warga dan PT Semen Padang, Jalan Baringin–Tarantang Terus Dibenahi
Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon
Kisruh Sekwan DPRD Pasaman Kian Meruncing Organisasi Jurnalis Angkat Bicara
Janji Manis Berbuah Pahit, Kepala Sekwan DPRD Meradang Tantang Insan Pers Pasaman
Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu
Gerayangi Remaja Saat Tertidur Di Atas Travel Oknum Kepsek Dicopot Dari Jabatan
WPCD Siap Dukung Program Unggulan Pemko Padang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:48 WIB

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Padang Pariaman, Getaran Bikin Kaget Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 09:10 WIB

Kolaborasi Warga dan PT Semen Padang, Jalan Baringin–Tarantang Terus Dibenahi

Kamis, 16 April 2026 - 08:33 WIB

Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Minggu, 5 April 2026 - 12:46 WIB

Kisruh Sekwan DPRD Pasaman Kian Meruncing Organisasi Jurnalis Angkat Bicara

Jumat, 3 April 2026 - 17:48 WIB

Janji Manis Berbuah Pahit, Kepala Sekwan DPRD Meradang Tantang Insan Pers Pasaman

Berita Terbaru

Daerah

Ada WNA di Lubuk Sikaping Imigrasi Langsung Selidiki

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:43 WIB