Peristiwa

Barang Milik Korban Hanyut di Banjir Kanal Dua Bulan Lalu Ditemukan Pemulung

Padang, Prokabar – Sejumlah barang berupa tas dan lainnya milik korban yang hanyut di Banjir Kanal Padang pada 20 Januari 2019 lalu ditemukan Kepolisian Sektor Padang Barat Kota Padang.

Seperti diketahui pada dua bulan lalu, sebuah minibus tercebur dan hanyut di Sungai Banda Kali Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat.

Peristiwa ini terjadi ketika pengendara mobil yang diketahui bernama Warsan (38) hendak memakirkan mobilnya di pinggiran sungai.

Kapolsek Padang Barat, AKP Firdaus mengatakan penemuan sejumlah barang itu berawal saat salah satu keluarga korban menyebut jika telepon genggam milik korban masih aktif, sementara korban tidak ditemukan.

“Mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melacak keberadaan telepon genggam tersebut dan beberapa nomor yang sempat dihubungi,” lanjutnya.

Dari  pelacakan tersebut, nomor tersebut pernah menghubungi seseorang atas nama Suci Veronika.

“Saat kami melacak dan kami minta keterangan kepada Suci, ia mengaku seorang temannya yang menghubunginya menggunakan nomor tersebut,” lanjutnya.

Setelah itu, pihaknya langsung mencari tahu teman dari Suci atas nama Syarif yang menelpon menggunakan nomor telepon korban.

“Saat kami menjemput syarif, ia mengatakan bahwa mendapatkan handphone korban dari orang tuanya yang bekerja sebagai pemulung,” lanjutnya.

Mendapatkan kabar tersebut, pihaknya langsung menemui orang tua Syarif atas nama Marnis yang saat itu sedang memulung.

“Dari keterangan Marnis, ia mendapatkan tas milik korban di daerah Pantai Muaro Lasak,” sambungnya.

Kemudian pihaknya meminta Marnis untuk membawa tas yang ia dapatkan di pantai tersebut dan menemukan beberapa barang milik korban.

“Kami mengamankan barang milik korban berupa satu lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP), Buku Tabungan, Kartu BPJS, Kartu PMI dan beberapa lembar kartu ATM,” sambungnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya memberhentikan proses penyelidikan karena belum menemukan bukti adanya tindak pidana lain selain laka lantas.

“Untuk proses laka lantasnya sudah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polresta Padang dan untuk proses dugaan tindak kriminal lain kami hentikan sementara.Namun jika ada bukti lainnya, kami akan proses lagi,” tutupnya.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top