ACT Suarakan Dukungan Kemanusiaan untuk Muslim Uighur

Penulis -

Kamis, 19 Desember 2019 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Dukungan kebebasan menjalankan ibadah muslim Uighur di Xinjiang terus disuarakan dunia. Amnesty International menyebut etnis Uighur menghadapi deskriminasi dan pembatasan dalam menjalankan ibadah.

Represi dan diskriminasi terhadap muslim Uighur di Xinjiang semakin menjadi sorotan. Sejumlah tokoh turut menyuarakan dukungan kepada muslim Uighur. Salah satunya pemain bola kelas dunia Mesut Ozil. Sejumlah organisasi masyarakat berbasis Islam pun turut menggaungkan dukungan.

Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur Seyit Tumturk dalam kunjungannya beberapa waktu lalu ke kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Jakarta mengungkapkan, selama tiga tahun Pemerintah Cina telah mengingkari keberadaan kamp yang mengurung jutaan orang Uighur di Xinjiang, mereka didiskriminasi dan dilarang beribadah.

“Pemerintah Cina mengakui adanya kamp rehabilitasi dan kamp pendidikan, ini adalah suatu bukti adanya kamp tersebut,” kata Tumturk melalui penerjemah.

Sejauh ini, Tumturk menjelaskan, Majelis Nasional Turkistan TImur telah mencari dukungan sejumlah pihak, termasuk di Indonesia. Ia juga amat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang memberi dukungan moral berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Cina di Jakarta Desember 2018 lalu.

Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan, sebagai lembaga kemanusiaan, ACT akan selalu mendukung Uighur melalui ranah kemanusiaan. Sejauh ini, ACT mengedepankan sejumlah program-program untuk mendukung kehidupan Muslim Uighur, terutama diaspora dan anak-anak yatim Uighur.

Sepanjang tahun 2019 lalu antara lain, bantuan musim dingin, bantuan pangan, dan pakaian muslim di Turki, bantuan pendidikan untuk sejumlah anak-anak Uighur yang bersekolah di luar negeri.

“ACT sebagai lembaga kemanusiaan, memberikan dukungan berupa bantuan kemanusiaan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi penyemangat hidup untuk saudara-saudara kami Uighur, serta membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan,” terang Ahyudin. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang
Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!
Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall
Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran
New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur
Fakta Gempa Dahsyat Turki dan Suriah: Ribuan tewas, dan Sudah Diperingatkan Peneliti Belanda
Ini tragedi Kemanusiaan, Duka di Kanjuruhan adalah Duka Dunia
Banjir di Korea Selatan, Begini Nasib Para WNI

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:26 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:27 WIB

Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!

Sabtu, 19 April 2025 - 20:56 WIB

Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:43 WIB

Delapan Kepala Daerah Puas Ikut Rising Fellowship, Ini Kata Fadly Amran

Minggu, 12 Februari 2023 - 18:04 WIB

New York, Kota Dunia yang tak Pernah Tidur

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB