Ini Tata Cara Itikaf di Masjid

Penulis -

Minggu, 3 Juni 2018 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Itu I’tikaf ?

Apa Saja Syarat Dan Rukun I’tikaf?

Menjelang akhir bulan Ramadhan tepatnya 10 hari sebelum Ramadhan, umat islam dianjurkan untuk melakukan i’tikaf.

Sangat besar pahala dan keutamaan yang didapat ketika seseorang melakukan i’tikaf terlebih jika diisi dengan berbagai macam amalan ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah.

Apa Itu I’tikaf ?

I’tikaf menurut bahasa merupakan Al Mulaazim yang artinya berdiam, membiasakan ataupun menetapi.

Pengertian ini bisa dilihat dalam kitab Imam Asy Syaukani, Fathul Qadir.

Sementara pengertian i’tikaf menurut Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah dalam Fiqhus Sunnah adalah menetapi sesuatu dan menutup diri dalam hal baik atau buruk.

Adapun secara istilah, i’tikaf memiliki arti menetap dalam rangka taat secara khusus dengan syarat yang khusus pula (Fathul Qadir).

Syaikh Sayyid Sabiq mengatakan bahwa i’tikaf berarti menetapi masjid dan menegakkan shalat di dalamnya dengan niat mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

Apa Yang Menjadi Dasar Hukum Dari I’tikaf?

I’tikaf merupakan syariat Allah dan anjuran Rasulullah yang telah dijelaskan dalam Al Qur’an maupun As sunnah.

Allah Ta’ala telah berfirman dalam surat Al Baqarah 187,

“Janganlah kalian mencampuri mereka (istri), sedang kalian sedang i’tikaf di masjid.” (QS Al Baqarah 187)

Sedangkan dalam hadist dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, ia mengatakan bahwa Rasulullah beritikaf selama 10 hari terakhir di bulan Ramadhan hingga beliau diwafatkan. Kemudian istri-istrinya pun i’tikaf setelah itu (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Ahmad dll)

Dalam hadist dari Abu Hurairah dijelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi, Wasallam i’tikaf di setiap ramadhan 10 hari, tatkala pada tahun beliau wafat, beliau itikaf 20 hari (HR Bukhari, Ahmad, Ibnu Hibban, Abu Yala, Abu Nuaim)

Syarat Dan Rukun I’tikaf

I’tikaf bisa dilakukan dan meraih pahala yang besar jika seseorang telah memenuhi beberapa syarat, diantaranya:

1. Islam

2. Berakal atau bukan orang yang gila

3. Bersih dari hadat besar atau haid dan nifas bagi = wanita

Sementara rukun i’tikaf terdiri dari beberapa hal yakni:

1. Dilakukan di masjid. Tidak sah jika melakukan i’tikaf namun di rumah atau di selain masjid dan mushalla

2. Diam di dalam masjid dan melakukan ibadah atau amal shaleh

3. Berniat i’tikaf

4. Harus ada orang yang beri’tikaf

Demikian penjelasan mengenai apa itu i’tikaf berikut dengan syarat dan rukun i’tikaf.

Semoga di bulan Ramadhan kali ini kita bisa melaksanakan i’tikaf tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga bisa mendapatkan pahala dan keutamaan malam Lailatul Qadar.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera
Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda
Tanah Haram Kami Rindu (3)
Tanah Haram Kami Rindu (2)
Tanah Haram Kami Rindu (1)
Deddy Mizwar Beri Pesan Moral Mendalam Lewat Sinetron “Lorong Waktu”
Cut Syifa Antusias Perankan Tokoh Utama di Sinetron Terbaru SCTV “Cinta Di Ujung Sajadah”
Main FTV Ramadan SCTV, Eza Gionino Alami Perjalanan Spiritual

Berita Terkait

Rabu, 19 Maret 2025 - 00:18 WIB

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera

Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:44 WIB

Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:04 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (3)

Selasa, 11 Maret 2025 - 06:17 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (2)

Senin, 10 Maret 2025 - 15:06 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (1)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB