Prahara Jiwasraya, Relawan Jokowi : Ada Gerakan Memframing Moeldoko

Penulis -

Jumat, 31 Januari 2020 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar —  Prahara Jiwasraya yang tengah diusut Kejaksaan Agung, menggelinding kemana-mana.

Nama Kepala Staf Kepresidenan RI Jendral TNI Purn Moeldoko pun tak luput kena framing. Banyak komentar diduga tendensius, mengarah ke Ketua Umum HKTI itu. Di balik kondisi itu, tidak sedikit relawan pendukung Jokowi yang kecewa dengan dugaan gerakan pembunuhan karakter tersebut.

“Dugaan kami, ada sebuah gerakan yang mencoba-coba memframing pak Moeldoko dengan alasan, salah satu tersangka kasus Jiwasraya, yakni pak Hari Prasetyo pernah bekerja di KSP. Ini (tudingan,-red) dangkal,”  kata eks relawan Jokowi-Maaruf Amin, Muhammad Bayu Vesky melalui siaran pers, Jumat (31/1).

Penggagas kampung Jokowi hingga Mushallah Jokowi di Sumatera Barat saat Pilpres 2019 lalu itu mengaku heran, ada elit yang diduga tak mampu memisahkan profesionalitas kerja di KSP dengan Jiwasraya.

Jauh sebelum perkara Jiwasraya ini meledak ke publik dan para pelakunya ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung, Hari Prasetyo pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis.

Ia bergabung berbarengan

dengan Ali Mochtar Ngabalin yang ditunjuk sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi dalam KSP periode lalu.

“Ke media, Bapak (Moeldoko,-red) kan tegas mengatakan baru kenal pak Hari itu di KSP. Kan di sana prosesnya mencari SDM terbuka. Beliau keluar dari Jiwasraya. Pada saat beliau di Jiwasraya itu, memiliki berbagai catatan positif bagaimana mengubah wajah Jiwasraya itu. Sehingga yang bersangkutan bisa diangkat,” kata Muhammad Bayu Vesky.

Saking tidak inginnya KSP diisi oleh orang-orang yang integritasnya diragukan, pada periode kedua Jokowi, setelah isu Jiwasraya muncul, Hari Prasetyo tidak lagi digunakan di KSP.

Kemudian, ada pula pihak yang menyebut, Moeldoko diduga melindungi Hari Prasetyo. “Mulai dari framing Hari menantunya, hingga framing akan melindungi. Ini jahat sekali. Padahal, kalau fair, biarkan saja proses hukum berjalan. Hormati,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI Moeldoko menyebut, pihaknya dipastikan tidak akan melindungi Hari Prasetyo walaupun pernah menjabat di lingkungan Istana Negara.

“Berikutnya KSP tidak melindungi. Apa yang dilindungi wong persoalannya nggak ngerti. Ngertinya baru-baru ini. Apa yang saya lindungi? Enggak.”

“Jadi tidak ada Moeldoko melindungi, apalagi Istana. Saya aja enggak. Moeldoko tidak ada melindung, KSP enggak, apalagi Istana. Istana saja nggak ngerti kalo pak Hari ada di sini,” kata Moeldoko. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”
Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya
DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada
Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih
Legowo dalam Politik: Rusma Yul Anwar Ucapkan Selamat kepada Paslon HJ-RI Menangkan Pilkada
Hasil Quick Count BSPN PDIP Pasangan ASLI Calon Bupati Dharmasraya Meraih 69,02 Persen Suara
Calon Bupati RaNasta Menang Telak di TPS 2 Ranah Pesisir Selatan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:22 WIB

Fadly Amran: Laga Perubahan 2.0 Jadi Momentum Partai NasDem Sumbar “Naik Kelas”

Kamis, 30 April 2026 - 13:56 WIB

Pasdisata Anggota DPRD Dharmasraya Juga Mantan Wartawan Singgalang Resmi Pimpin DPC Partai Hanura Dharmasraya

Senin, 13 Januari 2025 - 22:57 WIB

DPRD Dharmasraya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Selasa, 17 Desember 2024 - 15:33 WIB

Ketua PDI Perjuangan Sumbar Tegaskan Perlunya Redefinisi Otonomi Daerah untuk Efisiensi Biaya Pilkada

Jumat, 6 Desember 2024 - 17:16 WIB

Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih

Berita Terbaru

Berita

UIN Bukittinggi Gelar Workshop UI GreenMetric

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB