Padang, Prokabar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) segera membentuk tim Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Sumbar Izwaryani bersama Gebriel Daulai saat ngopi bareng awak media Sumbar di salah satu warung kopi di Kota Padang,
“individu yang sudah pernah menjabat sebagai PPK dua kali berturut-turut berarti tidak diperbolehkan lagi ikut, kecuali individu yang pernah bertugas sebagai PPK namun tidak berturut-turut diperbolehkan”, kata Gebriel, Kamis (16/1).
Sementara Izwaryani menyebut bahwa PPK, PPS dan KPPS harus terbuka, dan mengedepankan kopetensi integrotas azas jujur, mandiri bertanggung jawab, tidak berpihak kepada peserta pemilihan ataupun calon.
Pada Pilkada dan Pilgub tahun ini ada sejumlah perubahan seperti diantaranya perubahan skema keselamatan dan skema honorarium.
“Bagi PPK yang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan saat bertugas, akan diberi santunan keselamatan kerja. Kemudian dinaikkan honorarium,” ungkapnya.
Dijelaskan dua komisioner KPU Sumbar itu, bahwa saat KPU telah lakukan tahapan penerimaan calon perorangan, bakal calon tersebut sudah menyerahkan surat mandat. Hasilnya, calon yang maju pada jalur perseorangan sudah mulai ramai.
“Dibanding tahun 2015 yang hanya satu calon, pada 2020 ini tercatat delapan calon telah menyerahkan mandat dan sudah diberi password untuk mengakses silon,” sebutnya.
” Daerah sudah memberikan akses silon kepada bapaslon perseorangan dengan format daerah, pasangan calon, Liaison officer (LO)”, tambahnya.
Pilgub Sumbar, Fakhrizal – Genius Umar dengan surat mandat Haris Satria. Kemudian di Kota Bukittinggi ada M. Ramlan Nurmatias – Shahrizal Dt. Palang Gagah dengan surat mandat dari Sultan Fasbir.
Sementara itu, di Kabupaten Lima Puluh Kota, pasangan Ferizal Ridwan dan Nurkhalis, mandatnya Alheri Gusnijar. Tak hanya itu pasangan lainnya Maskar M.Dt.Pobo dan Masril mandatnya Nofrizal.
Di Kabupaten Agam ada drs. H. Mishar dan Syamsul Bahri, mandatnya Novia Amirah Azmi dan masih ada 1 Balon lagi saat ini masih konsul tapi belum menyerahkan LO.
Untuk kabupaten Pasaman, baru taraf konsultasi, pasangan calon nihil diikuti oleh Pesisir Selatan, Solok Selatan, Dharmasraya, kota Solok, dan Tanah Datar masih kosong.
Dikabupaten Pasaman Barat ada Agus Susanto dan Rommy Candra telah menyerahkann mandat dengan LO Ahmad Atopotan. kemudian Kab Solok Hendra Saputra dan Mahtuzil Rahmat lanjut kabupaten Sijunjung ada Endre Syaiful dan Nasrul dengan LO Reza Perkasa. (gas)
















