Sakit Hati dan Cemburu Motif Suami Bunuh Istri di Payakumbuh, Begini Kronologisnya

Penulis -

Kamis, 9 Januari 2020 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Pembunuhan terhadap seorang wanita muda di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat inisial MP (20), diduga bermotif sakit hati dan cemburu. JH (25) yang dalam keadaan sakit disuruh bekerja mencari uang untuk angsuran motor merasa sakit hati kemudian mencekik leher istrinya hingga tewas.

“Setelah ribut permasalahan angsuran motor, keadaan diperuncing karena tersangka JH juga melihat sang istri yang bekerja pada sebuah kafe tengah saling berkirim pesan dengan seorang pria yang merupakan pelanggan kafe di tempat MP bekerja,” kata Kapolres Kota Payakumbuh AKBP Dony Setiawan saat konferensi pers di Payakumbuh, Kamis.

Dari pemeriksaan JH mengaku karena sudah naik pitam akhirnya menghabisi nyawa istri sirinya itu pada Selasa (7/1) sekitar pukul 23.00 Wib di rumah kontrakan mereka di RT 03 RW 01 Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara.

“Awalnya kami hanya ribut soal uang untuk angsuran motor. Tapi karena kurang sehat, saya tidak bisa keluar untuk mencari uang. Tapi saya didesak juga untuk mencarikan uang,” ujar JH.

Setelah ribut soal permasalahan uang motor, JH mengaku tidak senang dengan jawaban istrinya ketika ditanya soal sibuk chat dengan tamu kafe tempatnya bekerja.

“Saya tanya dia menjawab dengan nada keras. Dia melawan saat ditanya sampai nampar saya,” katanya.

Saat itu JH hendak merebut telepon genggam istrinya, tapi malah dengan cepat-cepat istrinya menghapus chatnya. Karena merebut telepon genggam itulah sang istri menampar dan mencakar lengannya.

“Bahkan dia juga mengeluarkan kata-kata kotor dengan nada keras kepada saya,” ujarnya.

Apa yang dilakukan MP tersebut memancing emosinya kemudian mencekik leher istrinya.

“Sponton saya cekik. Saya baru lepaskan ketika dia sudah lemas. Mulutnya kemudian saya tutup pakai handuk dan baju kaos warna putih, hidungnya saya plester pakai lakban. Setelah tidak ada suara dari mulut saya ikat tangan dan kakinya,” kata JH.

Beberapa jam sebelum peristiwa itu, sekitar pukul 21.00 Wib adik ipar tersangka yang tinggal bersama mereka meminta uang untuk pergi ke warnet. Kemudian tersangka memberi uang kepada adik iparnya itu.

Setelah adik iparnya berangkat ke warnet inilah perang mulut terjadi hingga pukul 23.00 Wib pertengkaran memuncak dan tersangka langsung mencekik korban hingga lemas dan meninggal.

Selanjutnya pada pukul 00.30 Wib korban mengirimkan pesan kepada adik iparnya bahwa mereka tidak akan menginap di rumah kontrakan tersebut dan menyuruhnya menginap di tempat lain.

Setelah itu JH mengemas barangnya dan pergi ke rumah orang tuanya di Taram, dari sana ia meminta adiknya mengantar untuk mencari travel ke Pekanbaru.

Sementara adik iparnya yang penasaran karena tidak ada kabar dari kakak kandungnya MP dan kakak iparnya JH memutuskan pulang ke kontrakan pada pukul 02.30 Wib.

Setelah membuka paksa pintu rumah kontrakan ia terkejut menemukan kakaknya sudah meninggal dalam keadaan tangan terikat dan langsung memberitahukan tetangga. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu
Belasan Kilo Ganja Siap Edar Dimusnahkan Polres Pasaman
Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat Empat Orang Pengedar Shabu
Identitas Mayat Perempuan Gegerkan Pasaman Terungkap, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan
Warga Pasaman Geger, Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Selokan
Tim Keamanan KAI Divre II Sumbar Gagalkan Upaya Pencurian Bantalan Besi di Eks Gudang PKLG
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penganiayaan Oleh Ayah Tiri yang Tewaskan Gadis Remaja
Tim Gabungan Polres Tangkap Ayah Sambung Pembunuh Anak Tiri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:04 WIB

Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:28 WIB

Belasan Kilo Ganja Siap Edar Dimusnahkan Polres Pasaman

Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:27 WIB

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat Empat Orang Pengedar Shabu

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:30 WIB

Identitas Mayat Perempuan Gegerkan Pasaman Terungkap, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Warga Pasaman Geger, Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Selokan

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB