Padang, Prokabar – Meski mendukung peran serta orang tua dalam dunia pendidikan, namun Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siri menyatakan permintaan sumbangan di sekolah tidak boleh dalam bentuk paksaan.
Politisi Demokrat ini menjelaskan, peran serta dari orang tua murid dalam kegiatan yang ada di sekolah diperlukan. Menurutnya ada kegiatan sekolah yang butuh bantuan wali murid itu dalam bentuk sumbangan sukarela.
Dijelaskan, dunia pendidikan tanpa adanya peran serta dari orang tua murid, itu tidak akan mampu menjadi baik. Maka dalam hal tersebut, pihak sekolah mesti kerjasama dengan orang tua murid.
“Seperti, adanya kegiatan di sekolah yang butuh sumbangan dari orang tua murid. Cuma dalam hal ini namanya sumbangan sukarela dan tidak dipaksakan,” ujar Azwar Siri, kemarin.
Lebihlanjut disebutkan, adanya sumbangan kepada orang tua murid, itu tidak dalam bentuk paksaan. Tidak dalam bentuk jumlah yang ditentukan sama. Soal jumlah, harus disesuaikan dengan kemampuan orang tua murid, tidak boleh dipatok harus sejumlah ini.
“Cuma kadang kadang itu terkesan dipaksakan, yang itu tidak boleh. Pemungutan sumbangan harus sesuai kemampuan orang tua murid. Jangan sampai dipaksakan jumlahnya,” ujar mantan Kepala BKD ini.
Disentil Azwar Siri, yang susah itu uang diterima, namun kejelasan kemana kegunaannya itu yang tidak ada. Kalau dapat, dana yang dipungut sekolah itu jelas kemana direalisasikan dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Dan perlu diingat, orang tua murid ingin penjelasan secara terbuka, dengan pertanggungjawaban kemana akan direalisasikan sumbangan tersebut, serta kegunaannya, jelas mereka tidak akan keberatan,” pungkasnya.(mbb)
















