Keren! Persatuan Mahasiswa Indonesia – Amerika Serikat Gelar Event ‘Suwe Ora Jamu’ Di Philadelphia

Penulis -

Selasa, 10 September 2019 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Sebagai pengingat akan warisan budaya leluhur, Permias Philadelphia gelar event ‘Tradisi Minum Jamu’ di Café Square One, Philadelphia.

Acara ini bertujuan untuk mengenalkan kembali manfaat jamu kepada generasi milenial Indonesia di Amerika Serikat serta komunitas Internasional di negara Paman Sam itu. Tema workshopnya adalah SUWE ORA JAMU: celebrating “Jamu” as a new lifestyle for the young generation”.

Menurut Audrey Tirtaguna sebagai Public Relation PERMIAS Philadelphia sekaligus inisiator acara ini menyebut jamu kurang populer di kalangan generasi milenial. Alasan inilah yang membuat brand ‘Suwe Ora Jamu’ mengemas minuman herbal tradisional ini ke dalam kemasan yang menyegarkan.

“Saya terkesan dengan brand Suwe Ora Jamu yang saat ini sedang happening dan giat mempromosikan produknya di berbagai penjuru Indonesia bahkan sampai ke mancanegara,” ucap Audrey dalam siaran persnya yang diterima Prokabar.com.

“Kebetulan pendiri Suwe Ora Jamu, Ibu Nova Dewi berkesempatan berkunjung ke Amerika Serikat. Berkenan bekerja sama dengan kami untuk mengenalkan dengan membuat workshop tentang jamu hingga proses pembuatannya,” aku Audrey yang juga turut mengundang para mahasiswa dan komunitas Indonesia di kota-kota sekitar seperti New York, New Jersey dan Washington DC.

Suasana workshop pembuatan jamu bersama 'Suwe Ora Jamu'
Suasana workshop pembuatan jamu bersama ‘Suwe Ora Jamu’

Berbagai acara disuguhkan seperti jamu tester, presentasi dan tanya jawab tentang sejarah dan perkembangan jamu, demo pembuatan jamu (dari bahan-bahan yang bisa ditemui sehari-hari). Serta yang paling menarik adalah jamu workshop (praktek singkat pembuatan jamu) yang dapat diikuti para pengunjung.

Potensi jamu Indonesia memiliki tiga aspek manfaat yaitu: Kesehatan, Ekonomi dan Sosial Budaya. Audrey menyampaikan harapannya dengan adanya acara ini, jamu dapat diperkenalkan kembali secara komprehensif. Ia yakin konsep Suwe Ora Jamu sebagai jamu kaum milenial dapat merebut hati dan selera generasi muda sekaligus melestarikan jamu Indonesia.

Permias Philadelphia yang saat ini memiliki 4 orang pengurus utama yaitu Gracelynn Soesanto (Ketua), Bianca Goenawan (Wakil Ketua), Rahelita Haryono (Project Manager) dan Audrey Tirtaguna (Public Relations) memiliki harapan agar Permias Philadelphia menjadi wadah kreatifitas mahasiswa Indonesia di Philadelphia.

Selain itu, juga mampu merepresentasikan generasi muda Indonesia yang maju di era digital milenial sekaligus bisa mengangkat dan memperkenalkan budaya Indonesia yang kaya ke masyarakat internasional terutama di Amerika Serikat.

Kanan ke kiri : Bianca Goenawan (Wakil Ketua), Gracelynn Soesanto (Ketua), Audrey Tirtaguna (Public Relations), Nova Dewi (Founder Suwe Ora Jamu)
Kanan ke kiri : Bianca Goenawan (Wakil Ketua), Gracelynn Soesanto (Ketua), Audrey Tirtaguna (Public Relations), Nova Dewi (Founder Suwe Ora Jamu)

“Sebagai generasi muda yang tinggal jauh dari Tanah Air, sepatutnya kita bangga membawakan budaya kita yang kaya dan luar biasa. Mampu menghargai budaya bangsa berarti kita menghargai diri kita sendiri,” seru Gracelynn, Ketua Permias Philadelphia.

“Permias Philadelphia tentunya berharap untuk terus bisa melestarikan aspek budaya Indonesia yang lainnya di kota Philadelphia, termasuk karya film, musik dan lain-lain. Untuk kami, mempromosikan budaya Indonesia itu penting, baik untuk masyarakat Indonesia sendiri di Amerika maupun kepada masyarakat internasional,” pungkasnya.

Maju terus Permias Philadelphia! Semangatlah membawa budaya Indonesia ke mancanegara. Masa depan bangsa ada di tangan anak-anak generasi muda kita dimana pun mereka berada. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB