Padang, Prokabar – Dalam menyambut Imlek, komunitas masyarakat Tionghoa Kota Padang menggelar Pasar Malam Sincia 2570 pada 16 sampai 20 Januari 2019 dalam di Gang Hok Tek Tong Jalan Klenteng, Kampung Cina, Kelurahan Kampung Pondok, Padang.
“Melalui acara ini diharapkan menjadi salah satu bagian yang akan mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Kota Padang karena unik dan diselenggarakan oleh etnis Tionghoa di kawasan kampung Cina,” kata Walijota Padang Mahyeldi, Kamis (17/1).
Ia menyambut baik digelarnya kegiatan Pasar Malam Sincia 2570 tahun 2019, sebagai salah satu agenda wisata Kota Padang yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Pasar Malam Sincia menggambarkan akulturasi budaya apalagi penduduk Kota Padang cukup heterogen,” ujarnya.
Walikota juga mengajak setiap warga kota saling berkontribusi bagi kemajuan kota ke depan.
Tak hanya itu, Mahyeldi juga menyambut positif dihelatnya Pasar Malam Sincia sebagai bentuk kebersamaan dan menjadi hal yang senantiasa dirawat terus-menerus.
“Bangsa dan negara ini bisa merdeka dengan kebersamaan, membangun daerah dengan kebersamaan dan kita juga melanjutkan pembangunan daerah ini dengan kebersamaan,” kata dia.
Ia menyampaikan tidak mungkin pemerintah saja yang melaksanakan pembangunan tanpa ada dukungan semua pihak.
Pada sisi lain Mahyeldi menyampaikan sebagai bentuk keseriusan pihaknya menata kawasan kota tua selaku aset peninggalan bersejarah di kota ini, akan disusun Perda tentang bangunan-bangunan bersejarah .
Pasar Malam Sincia 2570 digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek yang tahun ini bertepatan pada 5 Februari 2019.
Kegiatan ini diinisisasi para himpunan keluarga etnis Tionghoa di Padang yang didukung pemprov dan pemko serta pihak sponsor dan pendukung lainnya.
Nama “Sincia” memiliki makna Sin berarti baru. Lalu Cia berarti bulan pertama dalam bahasa Hokkian. Kemudian terjadi pergeseran penyebutan kata Sincia menjadi Imlek yang memiliki arti hampir sama dengan.
Sincia yaitu Im berarti bulan pertama dan Lek berarti kalender, tetap dalam bahasa Hokkien.
Pasar malam Sincia diisi sejumlah kegiatan seperti aktraksi barongsai, lomba karaoke lagu mandarin, pemilihan koko cici, aktraksi tarian naga, pertunjukan magician, lomba mewarnai serta menyediakan puluhan stand kuliner khas Tionghoa dan Indonesia dan ditutup dengan penampilan artis ibu kota Kartika Wang. (*/mbb)
















