91 Perguruan Silat Tanah Datar Bertarung di Pagaruyung

Penulis -

Sabtu, 22 September 2018 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Gelanggang Silih Berganti (GSB) merupakan salah satu ajang penampilan gerak seni silat dan ketangkasan bela diri di Minangkabau. Selain itu, event ini juga sebagai wadah dalam melestarikan tradisi silat kepada generasi penerus di Kabupaten Tanah Datar Luhak Nan Tuo.

Ketua harian IPSI Tanah Datar Afrizal menyebukan, selain ajang silaturrahmi antar perguruan silat se-Kabupaten Tanah Datar, GSB juga sebagai sarana mencari bibit pesilat yang akan bertarung dalam kompetisi yang lebih besar seperti Porda, Porprov, PON maupun event Internasional.

“Jumlah peserta kali ini, termasuk ofisial dan tuo-tuo silek berjumlah 1.360 orang. Ini menandakan antusias masyarakat terhadap seni bela diri silat makin meningkat,” ucap Afrizal.

Afrizal meminta pemerintah daerah maupun DPRD dapat mendukung kegiatan seni bela diri silat. Tidak hanya sebatas GSB, namun juga pada kegiatan-kegiatan pencak silat lainnya, karena juga dapat mengangkat pariwisata daerah.

“GSB yang dilaksanakan hingga tiga hari kedepan ini akan menampilkan berbagai silat tradisi dan prestasi dari jenis aliran silat yang ada di Luhak Nan Tuo,” sebut Ketua harian IPSI Tanah Datar ini.

Afrizal menambahkan, pada pekan olah raga provinsi lalu, cabor pencak silat Tanah Datar adalah penyumbang medali emas terbanyak. Untuk Porprov tahun ini, IPSI Tanah Datar juga kembali menargetkan sebagai cabor peraih emas terbanyak.

Sementara itu, Ketua IPSI Provinsi Sumatera Barat Fauzi Bahar, mengatakan bahwa seni bela diri pencak silat adalah asli dari Indonesia, Sumatera Barat (Minangkabau).

“Lebih dari 700 aliran silat ada di Minangkabau, apalagi di Tanah Datar, aliran silek tuo yang sudah berumur ratusan tahun ada,” tutur Mantan Walikota Padang ini.

Dia menambahkan bahwa pada Asian Games yang baru saja selesai, IPSI berhasil meraih emas sebanyak 14 cabang. Hal yang luar biasa dan membanggakan bagi rakyat Indonesia.

“Diadakannya GSB di Tanah Datar tepatnya di Pagaruyung, disinilah pusat silek sesungguhnya,” sebut mantan Wali Kota Padang itu.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB