Prokabar – Ramalan atau prediksi siapa yang akan tampil sebagai juara Piala Dunia 2026, terus berlangsung. Banyak ramalan yang muncul dengan berbagai versi dan memakai metode yang berbeda.
Ada analisis dari opta Super Komputaer, ada ahli matematika yang tak diduga-duga mampu menebak jitu juara Piala Dunia tiga kali berturut-turut, mulai dari 2014, 2018, dan 2022.
Tak ketinggalan, para hewan yang dianggap “pintar” ikut dilibatkan meramal juara Piala Dunia. Fenomena hewan ini mulai meramal sejak gurita bernama Paul di Piala Dunia 2010. Ramalannya hampir tepat, ketika si gurita meramal Jerman kandidat utama juara dan Spanyol kandidat kedua. Faktanya yang juara adalah Spanyol.
Selain si Paul, hewan peramal lainnya adalah Nelly si Gajah Taman Safari Serengeti, Jerman, yang mulai viral pada Piala Dunia 2014. Nelly meramal dengan cara menendang bola ke gawang kecil yang memiliki logo bendera negara yang bertanding.
Ada pula Achilles si Kucing tuli dari Rusia ini didapuk menjadi peramal resmi untuk Piala Dunia 2018 di negaranya.
Farah si Burung Falcon: Burung pemangsa ini juga sempat meramaikan Piala Dunia 2018 dengan metode prediksinya.
Pada tahun 2026 ini, membahas tim yang diprediksi bakal jadi juara Piala Dunia juga ramain di berbagai media. Menariknya, seiiring kemajuan teknologi, kali ini tidak hanya dilakukan oleh penggemar sepak bola, pakar sepak bola atau hewan.
Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai turut ambil andil dalam memprediksikan timnas yang bakal jadi juara Piala Dunia 2026 nanti.
Analisis ini diambil dari lima teknologi AI ternama, seperti ChatGPT, Google Gemini, Claude, Microsoft Copilot, dan Grok. Penasaran dengan hasil analisis dari AI tersebut?
1. ChatGPT
Berdasarkan hasil analisis ChatGPT, memprediksi bahwa negara yang menjadi juara Piala Dunia 2026 adalah Spanyol dengan probabilitas sebesar 23%. Alasan utamanya, Spanyol punya beberapa generasi muda yang luar biasa dan bersinergi dan Lamine Yamal jadi salah satu pemain kunci terpenting.
Meskipun menjagokan timnas Spanyol, ChatGPT juga merilis beberapa negara yang menjadi semifinalis, bahkan masih berpeluang menjadi juara dunia. Berikut adalah datanya:
Juara: Spanyol (23%)
Runner-up: Prancis (20%)
Peringkat ke-3: Argentina (16%)
Peringkat ke-4: Brasil (15%)
2. Google Gemini
AI populer ini sepakat dengan Cgat GPT, yang juga memprediksi Spanyol untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Alasan utamanya, tim matador punya kedalaman skuad yang lebih kuat, juara Piala Eropa 2024, dan transisi permainan yang lebih cepat.
Selain itu, Google Gemini menilai bahwa probabilitas Spanyol menjadi juara dunia berada di angka 16,1%.
Selain menjagokan Spanyol, ada beberapa negara lain yang menjadi semifinalis dan menjadi pesaing kuat dari Spanyol di Piala Dunia 2026.
Berikut prediksi google gemini:
Juara: Spanyol (16,1%),
Runner-up: Prancis (`13%),
Peringkat ke-3: Inggris (11,2%),
Peringkat ke-4: Argentina (10,4%)
3. Claude
Claude juga tak mau kalah dari AI lainnya. Dalam menyambut Piala Dunia 2026, Claude memprediksikan bahwa Spanyol menjadi kandidat kuat untuk menjadi juaranya dengan probabilitas sebesar 17%.
Menurutnya, negara ini layak menjadi juara dunia karena memiliki kedalaman skuad yang merata, menjadi juara Euro 2024, dan Lamine Yamal menjadi kandidat peraih Bola Emas termuda.
Claude juga memprediksi 4 negara lain yang menjadi kandidat kuat, di antaranya ada Prancis dengan probabilitas sebesar 16%, Inggris sebesar 12%, serta Brasil dan Argentina sama-sama di angka 9%.
4. Microsoft Copilot
Lagi-lagi Spanyol, Microsoft Copilot juga menunjuk timnas Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026 dengan probabilitas sebesar 16,1%. Negara pesaing yang juga berpeluang menjuarai Piala Dunia 2026 adalah Prancis, Inggris, Argentina, Portugal, dan Brasil.
Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya beserta kekuatan utamanya:
Spanyol (16,1%): Kedalaman squad merata, banyak diisi pemain bintang muda seperti Lamine Yamal, Gavi, dan Pedri, dan juara Piala Euro 2024 jadi bukti konsistensi
Prancis (13%): Kylian Mbappe punya peran krusial sebagai ujung tombak, skuad bertabur bintang, dan konsistensi di laga internasional dalam 10 tahun terakhir jadi bukti kuatnya (juara Piala Dunia 2018, runner-up Piala Dunia 2022, dan runner-up Euro 2016)
Inggris (11,2%): Kedalam skuad merata, banyak pemain generasi muda, dan runner-up Euro 2024
Argentina (10,4%): Juara bertahan Piala Dunia dan Messi punya peran krusial bersama Argentina untuk Piala Dunia terakhirnya
Portugal (7%): Kedalaman skuad merata dan banyak pemain bertabur bintang
Brasil (6,6%): Carlo Ancelotti merupakan pelatih terbaik; pemain bertabur bintang seperti Vinicius Jr., Raphinha, Gabriel Magalhaes, dan Neymar Jr.
5. Grok
AI satu ini melakukan analisisnya pakai analisis dari Opta untuk menentukan prediksinya. Hasilnya sama seperti AI pesaing di atas, yakni Spanyol yang jadi juara dunia 2026 dengan probabilitas sebesar 17%.
Selain itu, Grok juga memaparkan negara terkuat lainnya. Di antaranya, timnas Prancis memiliki probabilitas sebesar 13%, dan timnas Inggris sebesar 11%.
Kesimpulan
Dari lima AI unggulan, semuanya mengunggulkan timnas Spanyol sebagai kandidat kuat juara di Piala Dunia 2026. Prediksi di atas belum menjamin bahwa hasil tersebut benar. Sepak bola selalu menghadirkan kejutan, apalagi dengan kehadiran kuda hitam yang tampil on fire di sepanjang Piala Dunia 2026 nanti. Patut ditunggu, apakah analisis dari AI di atas akan terwujud? (*)
















