PPDB Sistem Zonasi Bisa Meratakan Kualitas Pendidikan

Penulis -

Senin, 2 Juli 2018 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi dapat memeratakan siswa berkualitas di semua sekolah.

“Dengan adanya sistem zonasi pertimbangannya siswa lebih dekat dengan tempat tinggal sekaligus menyamakan kualitas sekolah di semua daerah,” ujar Walikota Padang Mahyeldi menanggapi musim PPDB 2018/2019, Senin (2/7).

Menurutnya dengan adanya sistem tersebut, siswa yang memiliki prestasi dan nilai tinggi tidak hanya berkumpul pada satu sekolah seperti SMP unggulan.

Namun akan tersebar merata sesuai pilihan sekolahnya yang dekat dengan domisili atau tempat tinggal.

Kebijakan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 14 tahun 2018 dinilai tepat untuk membuka kesempatan sekolah yang selama ini kekurangan siswa untuk mendapat siswa.

Hal ini kata dia berdampak lurus pada penguatan kualitas sekolah, karena hampir di semua sekolah akan ada siswa berkualitas yang jaraknya kemampuannya antara satu dengan yang lain tidak terlalu jauh.

Lebih lanjut bila dikaitkan dalam kegiatan seperti olimpiade nasional, Padang atau Sumbar akan memiliki siswa berkualitas lebih merata.

Kemudian selanjutnya akan ada kualitas mahasiswa dan sumber daya pekerja atau pengusaha yang lebih merata.

Di samping itu tambah Mahyeldi, sistem zonasi penerimaan siswa ini juga dapat memudahkan orang tua dalam mengawasi anaknya dari pergaulan bebas dan tindakan kriminal.

Dekatnya pengawasan tersebut juga memudahkan pengaturan jadwal orang tua sehari-hari dalam membina dan membimbing anaknya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Barlius mengatakan dari pantauan di beberapa sekolah animo masyarakat untuk mendaftarkan anaknya cukup tinggi mulai dari TK hingga SMA.

Dari data yang ada di Dinas Pendidikan kata dia, tercatat sebanyak 430 SD, 118 SMP, 61 SMA, dan 41 unit SMK sederajat baik negeri maupun swasta yang ada di Padang.

Sementara itu salah satu orang tua siswa Rozawati (46) mengatakan sistem PPDB saat ini sedikit rumit dan membingungkan.

Keponakannya kata dia saat mendaftar masuk SMP kebingungan saat memilih negeri akibatnya langsung memilih swasta.

Dia berharap sosialisasi terkait PPDB tersebut di masa depan harus jelas dan memberikan pemahaman kepada masyarakat secara jelas.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB