Tradisi Barakik-rakik Danau Maninjau

Penulis -

Jumat, 28 April 2023 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakik-rakik secara harfiah sebuah ornamen atau rakitan anak-anak muda yang dibuat dari batang bambu. Karya kreasi kreatif dikerahkan dengan segenap kemampuan dan daya upaya.

Hebatnya, proses pembuatan ini melalui usaha yang sangat panjang. 1 bulan penuh diawali sebelum ramadan hingga lebaran Idul Fitri. Mulai mencari batang bambu dan batung untuk meriam ke hutan rimba perbukitan, dijunjung dengan tenaga ekstra. Sampai pada kebutuhan pembuatan mencapai Rp20 juta rupiah dari perantau.

Setelah semua bahan terkumpul, proses dilanjutkan dengan pembuatan ornamen atau telong-telong dan juga membutuhkan hiasan lampu warna-warni dan lampu togok yang mengelilingi rakik-rakik. Tanpa semangat gotong royong dan kerjasama yang baik, mustahil dapat dituntaskan dan diselesaikan dengan baik.

Namun hakikat paling tinggi sesungguhnya adalah untuk apa Tradisi Barakik-rakik ini diciptakan dan dilestarikan? Ini yang penting dikaji dan diintrospeksi lagi bagi pemilik, pelestari dan pencinta rakik-rakik ini? Nenek moyang dahulu melahirkan ini sebagai bentuk ucapan rasa syukur serta sebagai bentuk Kecintaannya kepada Allah SWT. Agar Idul Fitri benar-benar meriah dan menjadi kenangan terindah dalam diri masyarakat muslim di Maninjau. Perjuangan ini sebagai bentuk semata-mata karena Allah SWT.[Best_Wordpress_Gallery id=”21″ gal_title=”All images”]

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB