Tampilkan Seni Tradisi Anak Nagari Batu Taba, Galundi Singkarak Festival Kembali Digelar

Penulis -

Kamis, 20 Oktober 2022 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batusangkar, Prokabar – Galundi Singkarak Festival kembali digelar. Festival Warga Nagari Batu Taba, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini adalah yang kedua, setelah 2 tahun terhenti karena situasi pandemi.

Tahun ini, Galundi Singkarak Festival mengusung tema “Biduak Lalu, Kiambang Batauik”. Makna tersirat yang dapat diambil dari tema ini adalah Galundi Singkarak Festival dengan simbol biduaknya (sampan) diharapkan mampu membawa perubahan dalam berbagai aspek di dalam kehidupan masyarakat, khususnya warga Nagari Batu Taba.

Berbagai potensi Nagari Batu Taba dan aktifitas lainnya akan ditampilkan dalam festival ini. Karya seni-budaya anak Nagari Batu Taba bakal ditampilkan.

Iven sebagai apresiasi dari proses krearif karya anak Nagari Batu Taba dengan latar kultur dan masyarakatnya.

Ketua KAN Batu Taba Basrizal Dt. Pangulu Basa mengatakan GSF akan dihelat pada 29-30 Oktober di kawasan Galundi pinggiran Danau Singkarak yang indah itu.

“Ada banyak atraksi seni budaya akan diperagakan sebagai hasil proses kreatif seniman tradisi, seperti pacu biduak, silek tuo langkah ampek, peragaan batik galundi di atas air, maarak talam, makan bajamba, dan lain-lain,” kata Basrizal.

Sebelumnya, lanjutnya, iven perdana telah dimulai pada 2019, merupakan festival rakyat anak Nagari Batu Taba dengan mengkolaborasikan, mempertemukan, dan menyatukan berbagai aktivitas kreasi seni budaya Minangkabau dengan hasil olahan pertanian, perkebunan, dan perikanan dalam satu peristiwa bersama.

Ia berharap GSF bakal menjadi ruang pertemuan, ruang silaturahmi bagi siapapun, atau anak Nagari Batu Taba yang mengeksplorasi karya seni budayanya, tanpa meminta bantuan dana dari pihak luar.

Apapun potensi yang dimiliki Nagari Batu Taba, seperti keindahan alamnya, hasil olahan alamnya berupa pertanian, perkebunan, dan perikanan. Termasuk potensi seni budaya, aktifitas sosial masyarakat, benda bersejarah dimiliki nagari. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB