​Ucapan dan Doa Gantikan Tausyiah di Medsos

Penulis -

Sabtu, 24 Juni 2017 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Sigap. Itulah netizen Indonesia. Selain itu juga beragam. Demikianlah ucapan selamat hari raya mulai beredar di medsos.
Hari raya Idul Fitri baru akan datang, Minggu (25/06/2017) tapi ucapan sudah mendahuluinya sejak Jumat malam tadi.

Ada ratusan ucapan bernada sama masuk ke telepon genggam salah seorang awak prokabar.com.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Ini salah satu contohnya:

ak melayu mengail ikan;

Perahu berlabuh ditengah lautan.

Sambil menunggu datangnya Lebaran

Pesan maaf kami sampaikan.

Kecubung batu dari Kalimantan;

Disanding elok dengan berlian.

Berhubung minggu udah Lebaran;

Salah dan Khilaf mohon dimaafkan.

Kembang melati sungguhlah indah;

Ditengah taman jadi hiasan.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Harum Lebaran tercium sudah;

Khilaf dan salah mohon dima’afkan.

Makan roti jangan berlari;

Kalaulah jatuh kita yang rugi.

Bersihkan hati sucikan diri;

Sambut Lebaran sebentar lagi …..

Saya & Keluarga Mohon Maaf Lahir dan Bathin 

Sedangkan doa puasa terakhir beragam pula modelnya. Salah satunya seperti ini :

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Bismillahirohmanhirohim

“Ya Allah, Ya Robb, Lingkupilah hambamu ini di bulan Ramadhan dengan Rahmat-Mu, Anugrahilah hambamu ini Taufik dan Penjaga-Mu,Sucikanlah hati hambamu ini dari benih-benih Fitnah/kebencian.

Wahai Yang Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya yang Beriman.

Aamiin Yaa Robbal ‘Alaamiin.

Anda punya kreasi, silahkan tulis dan sebar sepuasnya. (eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB