​Thawalib Bangun Dong!!

Penulis -

Sabtu, 2 Desember 2017 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar — Thawalib Padang Panjang perannya sangat kuat di zamannya. Lalu redup dan nyaris tenggelam.
Mungkin karena hal itulah kemudian Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno dalam arahannya pada acara pelantikan Pengurus dan Pengawas Yayasan Thawalib Padang Panjang periode 2017-2022 di kampus Perguruan Thawalib Padang Panjang (02/2017) mengatakan, Thawalib dulunya pencetak alim ulama dan orang-orang hebat di tingkat nasional. Sekarang, kondisi tersebut tidak terjadi lagi.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Gubernur juga berharap, semoga dengan adanya pengurus baru yang diketuai  Yan Ikhsas, Thawalib  kembali mampu menciptakan orang hebat sesuai dengan zaman kekinian dengan tetap menjadikan Islam sebagai landasan utama.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sejarah mencatat Thawalib Padang Panjang terkenal kajian-kajian Islamnya. Kritis. Di dunia pers terkenal ulama Achmad Chatib dari Thawalib. Jika disaksikan pameran pers Minangkabau di Museum Adityawarman hari-hari ini, Anda akan tahu tokoh Achmad Chatib dosen Thawalib itu. Dia membuat koran Pemandangan Islam untuk kajian Islam dan koran Djago- Djago untuk kajian komunis.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Kritisnya Thawalib melahirkan tokoh hebat. Bisakah itu terjadi lagi? Gubernur memang berharap demikian. (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB