​Dua Mahasiswa Asal Sumbar Ditangkap di Mesir

Penulis -

Rabu, 9 Agustus 2017 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Dua mahasiswa asal Sumbar yang sedang kuliah di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, ditangkap polisi di daerah Ad Daqohliyyah. Mereka ditangkap sejak 1 Agustus lalu, dan hingga kini belum ada kabar dari dua mahasiswa tersebut. 
Mahasiswa yang ditahan itu adalah Nurul Islami dan Muhammad Hadi asal 50 Kota. Mereka kuliah di Jurusan Syariah tingkat 3 di Universitas tertua itu.

Dari informasi yang didapatkan Prokabar.com penahanan terjadi pada pukul 2 dini hari. Kedua mahasiswa itu berencana mengambil barang barang mereka di tempat tinggal, sebelum mereka pindah. Usai membereskan barang, keduanya keluar untuk membeli air dan makanan di warung yang tak jauh dari rumah tersebut. Saat itu pihak keamanan langsung memeriksa dua mahasiswa tersebut, dan membawa mereka ke kantor polisi di daerah Aga. Kawasan ini berjarak 1,5 km dari Kota Kairo.

Kedua mahasiswa itu sempat memberi kabar ke rekan mereka tanggal 1 Agustus Pagi. Namun setelah itu tidak diketahui keberadaan Nuis dan Hadi.

Ketua Keluarga Mahasiswa Minang di Mesir, Muhammad Alfatih, membenarkan penangkapan kedua anggotanya. “Benar, dua mahasiswa asal Sumbar ditahan oleh pihak keamanan Mesir,” kata Fatih.

KMM sendiri belum bisa mendapatkan kepastian tentang dua mahasiswa tersebut. 

“Kita sudah coba koordinasikan dgn PPMI Mesir dan KBRI Kairo secara langsung,  KBRI menuturkan bahwa ini bukan urusan yang bisa ditangani mahasiswa lagi, karena ini menyangkut diplomasi antar negara,” Jelas Fatih dalam wawancara eksklusif dengan Prokabar.

Mesir, sejak pertukaran rezim mengalami peningkatan konstelasi. Tempat dua mahasiswa itu ditangkap adalah zona terlarang yang ditetapkan pemerintah Mesir. Warga asing dilarang memasuki daerah tersebut. 

“Tahun lalu mereka tinggal di provinsi ini. Sebelumnya kawasan ini belum menjadi daerah larangan,” Sambung Fatih.

Rezim baru Mesir memang memperketat pengamanan. Pada malam hari polisi melakukan patroli dan penjagaan. Polisi tak segan segan mengamankan warga asing, maupun orang yang dicurigai pada malam hari.

“Sebelumnya sudah ada 4 Orang warga Indonesia yang ditangkap di daerah yang sama, akhirnya mereka dideportasi setelah mereka dikurung selama satu bulan,” jelas Fatih.

KMM sedikit prihatin dengan kondisi dua mahasiswa yang ditangkap itu. Apalagi di tahanan tidak ada jaminan mereka diberikan makanan yang layak. 

“Soal kondisi tahanan, dari pengalaman,  tahanan rata rata makannya bergantung ke pemberian dari keluarga tahanan yg mengunjungi,” Ungkap Fatih.

KMM berharap KBRI bisa melakukan lobi terhadap pemerintah Mesir, terkait pembebasan mahasiswa ini. Hingga saat ini komunikasi intensif tetap dilakukan KMM dengan PPMI Mesir dan KBRI Kairo. (eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB