Mengajak si kecil pergi berenang, pasti merupakan aktivitas yang menyenangkan untuk Anda dan si kecil. Tetapi bagaimana bila mendapati si kecil tiba-tiba tenggelam di kolam renang? Wuah, peristiwa itu pasti membuat jantung Anda berhenti berdetak bukan? Lalu apa yang akan Anda lakukan untuk menyelamatkan si kecil? menunggu tim medis atau langsung memberikan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR)?
CPR untuk si kecil.
Tidak ada perbedaan mendasar CPR yang diberikan untuk anak usia 1-8 tahun dan untuk orang dewasa. Hanya saja ada perbedaan penting yang perlu diingat yaitu tekanan atau tenaga yang diberikan.
Langkah-Langkah CPR :
- Rebahkan korban dalam posisi terlentang. Raba segera detak nadi pada lengan dan periksa apa benar korban tidak sadarkan diri. Untuk meyakinkan korban sadar atau tidaknya, guncanglah tubuh korban dengan perlahan atau menepuk-nepuknya.
- Perlahan tengadahkan kepala pasien ke belakang. Untuk bayi gunakanlah hanya satu tangan untuk menekan dada, lalu salah satu tangan Anda dapat diselipkan di bawah punggung untuk memberikan sanggaan yang kuat
- Carilah titik tekanan yang tepat dengan terlebih dahulu menentukan letak titik ujung tulang dada (sternum). Ingat, titik tekanan terletak sejauh dua Lebar jari di atasnya.
- Letakkan telapak tangan Anda di atas titik tekanan tersebut. Angkat jari Anda menjauhi permukaan dada.
- Tekan lurus ke bawah sebanyak 80 hingga 100 kali per menit. Tekan seearah vertikal, siku pada posisi lurus.
- Tekan ke bawah, ke arah dada sedalam 2 hingga 3 cm untuk orang dewasa.
- Ingat, setelah setiap tekanan ke-30, Anda harus meniupkan udara ke dalam paru-paru dua kali secara berurutan. Untuk bayi hembusan napas harus diberikan selama jeda waktu setelah melakukan tekanan dada sebanyak 5 kali. Lakukan terus secara berulang hingga sadar.
- Segera cari bantuan bila korban masih tidak sadarkan diri. (rsk)
















