Yuk Kenali CPR, Agar Tidak Salah Bertindak

Penulis -

Selasa, 17 Juli 2018 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengajak si kecil pergi berenang, pasti merupakan aktivitas yang menyenangkan  untuk Anda dan si kecil. Tetapi bagaimana bila mendapati si  kecil tiba-tiba tenggelam di kolam renang? Wuah, peristiwa itu pasti  membuat jantung Anda  berhenti berdetak bukan? Lalu apa yang akan Anda lakukan untuk menyelamatkan si kecil? menunggu tim medis atau langsung memberikan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR)?

 

CPR untuk si kecil.

Tidak ada perbedaan mendasar CPR yang diberikan untuk anak usia 1-8 tahun dan untuk orang dewasa. Hanya saja ada perbedaan penting yang perlu diingat yaitu tekanan atau tenaga yang diberikan.

 

 

Langkah-Langkah CPR :

  1. Rebahkan korban dalam posisi terlentang. Raba segera detak nadi pada lengan dan periksa apa benar korban tidak sadarkan diri. Untuk meyakinkan korban sadar atau tidaknya, guncanglah tubuh korban dengan perlahan atau menepuk-nepuknya.
  2. Perlahan tengadahkan kepala pasien ke belakang. Untuk bayi gunakanlah hanya satu tangan untuk menekan dada, lalu salah satu tangan Anda dapat diselipkan di bawah punggung untuk memberikan sanggaan yang kuat
  3. Carilah titik tekanan yang tepat dengan terlebih dahulu menentukan letak titik ujung tulang dada (sternum). Ingat, titik tekanan terletak sejauh dua Lebar jari di atasnya.
  4. Letakkan telapak tangan Anda di atas titik tekanan tersebut. Angkat jari Anda menjauhi permukaan dada.
  5. Tekan lurus ke bawah sebanyak 80 hingga 100 kali per menit. Tekan seearah vertikal, siku pada posisi lurus.
  6. Tekan ke bawah, ke arah dada sedalam 2 hingga 3 cm untuk orang dewasa.
  7. Ingat, setelah setiap tekanan ke-30, Anda harus meniupkan udara ke dalam paru-paru dua kali secara berurutan. Untuk bayi hembusan napas harus diberikan selama jeda waktu setelah melakukan tekanan dada sebanyak 5 kali. Lakukan terus secara berulang hingga sadar.
  8. Segera cari bantuan bila korban masih tidak sadarkan diri. (rsk)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB