Warga Parak Buruk Koto Tangah Harapkan Pengerukan Sedimen Sungai

Penulis -

Senin, 31 Mei 2021 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erosi sungai di Parak Buruk, Kota padang.(foto: adh)

Erosi sungai di Parak Buruk, Kota padang.(foto: adh)

Padang,Prokabar – Tingginya tingkat pengikisan tebing sungai atau erosi sungai di Batang Kandih di kawasan Parak Buruk, kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang terus mengkhawatirkan.

Hal ini membuat warga mengadukan permasalahan erosi sungai tersebut ke anggota Dprd Padang dan Kecamatan.
Hasil tinjauan lapangan camat dan DPRD Padang ke lokasi, diketahui bahwa dibutuhkan pengerukan sedimen di arah utara.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

Sementara untuk pembangunan penahan tebing, masih membutuhkan persetujuan tiga kaum yang lahannya akan terkena pembangunan.

“Kita coba ajukan melalui dana tanggap darurat terlebih dahulu, berupa pengerukan sedimen, sementara untuk pembangunan membutuhkan izin dari pemilik tanah yang bersisian dengan sungai. Jika oke, tentu bisa diajukan untuk pengerjaan di 2022 mendatang,” sebut Rustam Effendi Anggota DPRD Padang dari Fraksi PAN.

Baca Juga :  Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Camat Koto Tangah, Junie Nursyamza juga menyebut bahwa usulan paling memungkinkan adalah pengerukan sedimen agar laju air tidak terus menerus menggerus dinding atau tebing sungai di bagian selatan.

Dana tanggap darurat akan coba diajukan atau dikomunikasikan ke BPBD Kota Padang, mengingat alokasinya ada setiap tahun.

“Ini untuk menekan kerusakan lebih besar dengan semakin melebarnya sungai,” sebut Junie.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Batang aliran Batang Kandih membentang dari perbukitan di arah timur parak buruk kelurahan batipuh panjang kecamatan Koto Tangah hingga ke kampung jambak kelurahan yang sama. Muara dari sungai ini adalah di kelurahan pasie nan tigo, setelah sebelumnya juga melewati kelurahan lubuk buaya, kecamatan Koto Tangah.(adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Berita Terbaru