Warga Padang Berburu Daging Sambut Puasa

Penulis -

Minggu, 11 April 2021 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Jelang memasuki bulan suci Ramadan, Pedagang daging segar mulai bermunculan di Padang.

Ini dalam rangka menyambut datangnya Ramadan. Tiap rumah tangga warga Padang, terutama Kuranji, Koto Tangah serta Indaruang dan papiko, ‘berburu’ daging sebagai hidangan sahur atau berbuka saat hari pertama puasa.

Pedagang daging musiman ini banyak terlihat di kawasan Kuranji, Kalumbuak, By Pass.

Rata-rata warga membeli 1/4 atau 1/5 kg. Dagingnya segar san empuk.

Baca Juga: 

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dek ambo satangah dan dagiang se,” kata Runisa, warga Kuranji di simpang empat jembatan baru.

Daging saat buka puasa dalam tradisi Padang, sangat penting. Menurut warga doeloe kalau tak ada daging, bisa tapanca air mata.

Jelang Ramadan Pedagang daging sapi di Padang diserbu masyarakat

Apalagi pemuda jika tak membelikan emaknya daging, maka rasa hidup tak berguna.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Membeli daging nan rancak agak setengah kilo, jadi kepuasan hati.

Sehingga tidak heran tiap pedagang senantiasa ramai. Hanya sehari dua ini saja lalu pedagang pergi.

Harga sekitar Rp130 ribu se kilo. Kadang kala bisa naik.

Baca Juga Milenialisme.com

Tradisi membeli bantai jelang puasa di Padang, sudah lama ada. Ini untuk membahagiakan keluarga sendiri.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tepat di depan kantor lurah Kalumbuk, rendi, penjual daging yang sehari harinya berjualan di pasar raya menyebut tahun lalu, habis terjual 120 kg daging, pada dua haru sebelum masuknya bulan puasa.

Meski hingga pukul setengah satu siang baru 45 kilogram yang terjual, ia yakin, stok hari ini sebanyak 120 kg akan dapat terjual habis. “Mungkin beko sore baru ka rami da”, sebut rendi. (adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB