Puluhan Orang tua dan anak anak mengungsikan diri dari rumahnya sekitar kaki Gunung Marapi sumatera guna menghindari dampak penghancuran batu lahar dingin, Akhir pekan di awal Juni 2024 ini. Petugas mensterilkan warga dari radius 500 meter pusat peledakan.
Ibu-ibu dan lansia beserta anak-anak terpaksa mengungsi sementara ke sebuah mushala di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sungai Pua itu agar menghindari dampak dari penghancuran sisa batu lahar dingin di daerah tersebut.
Sebelumnya Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) Pusat memulai kegiatan demolish atau peledakan batu dari material gunung Marapi.Tindakan tersebut untuk membuka jalur aliran lahar dingin yang tersumbat akibat turunnya bebatuan dari hulu gunung Marapi.

Komandan kodim 0304 agam Letkol Bayu Ardhitya Nugroho, SH mengatakan penghancuran batu material sisa material banjir bandang hulu Gunung Marapi di Lurah Kapalo Koto sudah sesuai rencana, lokasi steril dari warga, tidak ada korban dalam kegiatan tersebut, batu yang direkomendasikan sudah hancur dengan bahan peledak. (rud)
















