Wabah Corona Melanda. Pedagang Pasa Pabukoan Bertaruh Nyawa Demi Rupiah

Penulis -

Minggu, 26 April 2020 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Ditengah pandemi Covid 19 dan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) di Tanah Datar, aktifitas pasar pabukoan masih tetap berlangsung.

Pantauan prokabar.com pada Sabtu (25/4) di pasar pabukoan yang terletak tepat di jantung ibu kota Tanah Datar, pasar Batusangkar itu, dari pukul 15.30 hingga pukul 16.30 WIB kodisi pasar pabukoan masih sepi dari pembeli. Satu persatu pembeli baru terlihat datang untuk berburu takjil sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam kondisi normal, pengunjung pasar pabukoan ini bisa membludak, namun di tengah wabah Covid 19 melanda, jumlah pengunjung pasar pabukoan jauh menurun. Persentase penurunan pengunjung bahkan lebih dari 50%.

Taufik Hidayat, salah seorang pedagang kuliner pabukoan di pasar Batusangkar tak menampik jika di tengah wabah Covid 19 angka kunjungan menurun dan sepi pembeli. Antisipasi kerugian, iapun mengakalinya dagangan dengan memasak jumlah yang tidak banyak.

“Kalau untuk sekarang masih sepi. biar tak rugi kita masaknya tidak terlalu banyak dulu,” katanya.

Meski berdagang di tengah penyebaran wabah corona, ia mengaku tidak terlalu khawatir akan tertular virus tersebut. Menggunakan masker, menjaga jarak dengan pembeli ia lakukan sebagai bentuk antisipasi penularan Covid 19.

“Takut tidak, antisipasinya kita tetap terapkan anjuran pemerintah, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan menyediakan cuci tangan. Untuk jaga jarak antara pedagang dan pembeli kita juga sekat barang dagangan dari pembeli dengan menggunakan plastik,” ujarnya lagi.

Di tengah pandemi Covid 19 dan kebijakan PSBB, pasar pabukoan di Batusangkar Sumatera Barat memang mendapatkan izin dari pemerintah setempat. Akan tetapi, dalam beraktifitas, pedagang meski menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid 19 seperti menerapkan sosial distancing, menyediakan cuci tangan, serta menggunakan masker saat berjualan.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB