50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Penulis -

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 37;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 37;

Maninjau, Prokabar.com – 50 Orang Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Se- Kabupaten Agam mengikuti program Ekraf Peduli ADCAMP Skill Up Laboratorium di Hotel Maninjau Indah, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis dan Jumat (27-28/8). Pelatihan pengembangan promosi periklanan dan pemasaran menjadi bagian terpenting, terutama sudah harus merambah kepada digitalisasi.

Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif, Andy Ruswar menjelaskan, kegiatan berlangsung se Indonesia. Khusus di Provinsi Sumatera Barat, terdapat 3 daerah. Yakni Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam.

“Merupakan daerah terdampak bencana, sehingga percepatan pemulihan pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.” Terangnya.

Andy mengatakan, pihaknya cukup kuat untuk mendorong program Ekraf Peduli dengan tema Pulih Bersama, Bangkit Berdaya. “Pengembangan dan bangun ekosistem harus dari daerah. Karena penguatan pondasi negara berada di desa atau nagari. Fokus pada daerah dan desa agar ekosistem ekonomi kreatif lebih meningkat mengimbangi wilayah perkotaan.

“Pengemasan atau packaging semakin menarik dan menjadi branding tersendiri. Agar memiliki daya tarik dari konsumen.” Ujarnya.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;

Meski demikian lanjut Andy, kebangkitan daerah adalah kolaborasi dengan semua pihak. Mampu merangkul dan menjalin banyak kerjasama dengan semua pihak. Untuk itu, pihak Kementerian Ekraf berharap semua pelaku usaha bersama pemerintah daerah dan pemerintah Desa harus lincah bergerak mengolah prodak, membranding hingga mempromosikan dalam kerjasama market antar daerah dan antar negara.

“Dalam hal ini, kami juga mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya kepada pemerintah daerah. Kami harap kan teruslah berkarya. Dan program ini akan terus berkelanjut. Melalui kegiatan ini dan harapan sukses dan terus berlanjut.” Terangnya.

Syatria, Assisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Agam Bidang Administrasi Umum menambahkan, peserta harus memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Sehingga berdampak berkemajuan kepada usaha ekonomi kreatif masing-masing pelaku usaha.

“Kami mewakili Pimpinan Kabupaten Agam mengucapan terimakasih kepada Direktorat Periklanan Kementerian Ekraf. Berharap 50 orang peserta mampu mandiri membuat Periklanan, Marketing dan mempromosikan prodaknya sehingga membantu Kabupaten Agam peningkatan ekonomi kreatif masyarakat secara luas.” Imbuhnya.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 37;

Kendala pengembangan ekonomi kreatif di Agam memang sering terjadi pada periklanan, promosi dan marketing. Faktor geografis wilayah juga menjadi tantangan tersendiri dan juga bisa menjadi potensi peluang usaha.

“Semoga Agam Nan Beragam ini bangkit dari bencana dan bangkit dalam usaha ekonomi kreatif beserta sektor pariwisata. Meningkat kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat nantinya,” Pungkas Mantan Kadisparpora Agam tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Kolaborasi Indodana dan Google Sasar UMKM Padang, Tawarkan Jurus AI dan PayLater untuk Pacu Bisnis

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB