Video Pelajar Minta Kaki Palsu Viral di Medsos, Mensos Gerak Cepat Kirim Bantuan

Penulis -

Senin, 9 April 2018 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (9 April 2018) – Video pelajar SD di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang meminta bantuan kaki palsu, sampai ke telinga Menteri Sosial Idrus Marham.

Idrus langsung memerintahkan Tenaga Ahli Menteri dan pejabat Kementerian Sosial untuk mengecek langsung kondisi dan memberikan bantuan seperti yang diminta tersebut.

“Besok (Selasa-red), Tenaga Ahli dan Pejabat dari Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial sudah saya perintahkan terbang ke Luwu Utara guna memberikan bantuan kaki palsu,” ungkap Idrus disela-sela kegiatan Bimbingan Orientasi Supervisor PKH di Hotel Grand Boutique, Gunung Sahari, Jakarta, Senin (9/4).

Selain bantuan kaki palsu sebagaimana permintaan bocah SD tersebut, Mensos Idrus juga akan memberikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) guna membantu perekonomian keluarganya.

“Semoga bantuan tersebut semakin membuat Amin bersemangat untuk bersekolah dan mengejar cita-citanya,” imbuh Mensos.

Video berdurasi 00.59 detik tersebut diunggah oleh akun Instagram @bikinrame. Video tersebut juga disertai unggahan foto berisi surat tulisan tangan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam surat tersebut tertera nama terang penulis yakni Muhammad Amin Syam. Ia mengaku bersekolah di Siswa SD MI Nurul Hikma dan bertempat tinggal di Desa Tolada, Kecamatan Malangke, Luwu Utara.

“Memohon kepada bapak Presiden untuk memberikan saya sebuah kaki palsu karena kaki palsu saya terbuat dari kayu dan sudah tidak bisa saya pake karena sudah pendek,” tulis Amin.

“Tolong pak saya tidak minta sepeda, saya cuma minta kaki palsu agar saya bisa melanjutkan sekolah dan kelak bisa membahagiakan ibu saya,” tambah dia.

Amin diketahui tinggal bersama sang Ibu di rumah saudara. Sementara sang Ayah ditulisnya pergi meninggalkan keluarga sedari Amin masih kecil lantaran malu dengan kondisi Amin. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB