Padang, Prokabar – Urang Siak, sebuah sapaan bagi orang berilmu agama di Minangkabau.
Sapaan ini dipungut dari nama daerah di Riau.
Ini sekaligus membuktikan, minimal syiar Islam di Minangkabau dilakukan orang Siak, Riau.
Urang Siak disegani, sering memberikan pengajian.
Juga acap diundang membacakan doa ke rumah.
Selain Urang Siak, juga ada Pakiah di Minang.
Pakiah adalah santri yang keliling kampung membawa buntil.
Anak bujang inu berkupiah dan sarungan.
Ia akan mengetuk pintu. Lalu meminta sedekah beras.
Kaum ibu, suka kalau Pakiah sudah lewat bahkan ditunggu.
“Naiklah Pakiah.”
Anak muda itupun naik ke rumah.
Disuruh makan. Lalu diminta membaca doa.
Setelah itu diberi beras dan uang. Lalu Pakiah terus dan terus berjalan.
Bila senja tiba, ia tiba kembali di asramanya. Beras untuk makan bersama kawan-kawannya sudah ada.
Minangkabau dengan takzim menyambut Pakiah, karena ia menuntut ilmu.
Sekarang Pakiah masih ada, walau sudah berkurang. (nrs)
















