Upaya Pencarian dan Penyelamatan Korban Gempa Izmir Berakhir

Penulis -

Kamis, 5 November 2020 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Izmir, Prokabar — Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengatakan proses evakuasi dan pencarian korban gempa Izmir berakhir pada Rabu (3/11). Di samping itu, Aksi Cepat Tanggap bersama lembaga kemanusiaan di Turki berikhtiar menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Badan penanggulangan bencana di Turki menyatakan bahwa seluruh upaya pencarian dan evakuasi korban gempa di Provinsi Izmir, Turki, dinyatakan selesai pada Rabu (4/11). Kepala Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) Mehmet Gulluoglu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan sukarelawan yang telah membantu dalam pencarian dan penyelamatan korban gempa di Provinsi Izmir. Menurut AFAD, korban meninggal dunia karena musibah tersebut berjumlah menjadi 114 jiwa pada Rabu pagi. Sementara 137 korban luka masih menerima perawatan dan 898 lainnya telah dipulangkan dari rumah sakit.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT yang berada di Izmir melaporkan, ACT akan mendistribusikan kembali ratusan paket pangan dan selimut dalam beberapa hari ini. “Distribusi bantuan pangan insyaallah akan segera kita lanjutkan. Setelah sebelumnya kita membersamai tim SAR, tim medis, kepolisian, menyediakan dukungan untuk mereka, lalu disusul dengan distribusi bantuan pangan untuk pengungsi di pengungsian Asik Veysel Park, Bornova,” kata Firdaus, melalui risol yang diterima Kamis (5/11).

Sebelumnya, cerita mengharukan juga hadir dari balik reruntuhan gedung di Izmir. Dua balita berusia 3 dan 4 tahun selamat setelah terjebak lebih dari 60 jam. Rabu pagi hari, ketika banyak orang berkerumun di antara puing-puing bangunan, salah satu petugas meminta orang-orang berdiam sejenak karena mendengar suara dari balik puing. Mereka pun mematikan mesin pengangkat puing.

Beberapa menit kemudian, para penyelamat mendengar “Saya di sini,” sebuah suara yang mengkonfirmasi seseorang masih hidup di bawah puing-puing yang luluh lantak.

Seorang gadis berusia empat tahun bernama Ayda Gezgin ditarik keluar dari tumpukan lempengan semen dan tulangan besi reruntuhan gedung. Masyarakat yang ada di situ dan petugas penyelamat tidak dapat menyembunyikan haru.

Dengan senyum di wajahnya, Ayda meminta air dan Ayran, minuman yoghurt Turki. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Hingga saat ini ACT masih membuka bantuan untuk korban bencana Gempa Turki bisa langsung disalurkan melalui link padang.indonesiadermawan.id/SolidaritasUntukTurki atau bisa juga melalui Transfer Rekening Aksi Cepat Tanggap CIMB Niaga Syariah 86000 229 5000 dan Muamalat 4210 2233 44. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB