Pendidikan

Universitas Andalas Pelajari Command Center 112 Surabaya

Surabaya, Prokabar —Berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya menarik minat berbagai pihak. Kali ini giliran dari rombongan dari Universitas Andalas yang mengunjungi Kota Surabaya, Jumat (30/8) kemarin.

Seluruh rombongan diterima secara langsung oleh Cahyo Utomo, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Cahyo mengucapkan selamat datang kepada para rombongan, serta menjelaskan profil singkat Kota Surabaya.

Sementara itu, Nursyam Kasubag Data Bagian Perencanaan BPPK Universitas Andalas menyampaikan tujuan kunjungannya kali ini yaitu untuk mendapatkan gambaran mengenai Command Center di Surabaya, bagaimana pemanfaatannya, penyediaan sarana dan prasarana, pengelolaan personil serta management pengelolaannya.

“Kita ingin mengetahui lebih banyak mengenai penyatuan penyajian data yang tersedia, proses penerimaan pengaduan serta penanganan keluhannya.” dilansir dari keterangan tertulis, Sabtu (31/8).

Cahyo Utomo menjelaskan, Command Center 112 ini dibuat atas keinginan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar layanan pengaduan dari masyarakat dapat direspon secara cepat dan maksimal yang siap siaga 24 jam secara tepusat. Dari keinginan tersebut, maka muncullah inovasi nomor tanggap darurat 112 ini.

Command Center merupakan Integrasi pelayanan lintas sektor diantaranya, DP5A, DKRTH, DPUBM, Linmas, Satpol PP, Dishub, Dinsos, PMK serta dibantu oleh Kepolisian.

Melalui nomor 112 ini, masyarakat dapat melaporkan jika terjadi keadaan darurat maupun bencana atau jika membutuhkan bantuan.

Contohnya jika terjadi kebakaran, yang datang ke lokasi kejadian tidak hanya petugas dari PMK untuk memadamkan api, namun PDAM dan DKRTH juga akan kelokasi kebakaran untuk menyediakan mobil tangki yang akan mengambil air di sekitar lokasi kebakaran.

“Dispenduk Capil juga akan datang ke lokasi kebakaran untuk mendata kependudukan korban. Dinsos juga akan datang untuk memberikan kebutuhan logistik bagi korban jadi ada integrasi antara satu OPD dengan lainnya,” imbuh Cahyo. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top