Pendidikan

Unand Kukuhkan Dua Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran

Padang, Prokabar — Universitas Andalas kembali mengukuhkan dua guru besar tetap Fakultas Kedokteran yang berlangsung di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang pada Rabu (14/8) kemarin.

Kedua Guru Besar tersebut yakni Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK (Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Gizi) dan Prof. Dr. dr. Eti Yetrizal, MS (Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Biokimia)

Pemasangan kalung tanda kehormatan Profesor di pasangkan langsung oleh Ketua Majelis Guru Besar (Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS) didampingi Rektor Universitas Andalas (Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA) dan Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB (K).

Pengukuhan ini juga dihadiri Guru Besar tamu dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Zeily Nurrahman, MS.

Dalam orasinya Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK menyampaikan tentang menuju diet individu dengan nutrigenomik dan nutrigenetik (sebuah perspektif baru dalam merumuskan dietary guidelines).

Sedangkan Prof. Dr. dr. Eti Yetrizal, MS menyampaikan tentang efek stress oksidatif pada hiperglikemia terhadap makromolekul dan beberapa factor anterogenik penderita diabetes mellitus tipe 2.

Ketua Majelis Guru Besar Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS mengatakan sampai hari ini Universitas Andalas memiliki guru besar 150 orang tetapi harus berkurang sebanyak 3 orang karena sudah memasuki masa purnabakti.

“Tahun ini Guru Besar Universitas Andalas akan melakukan pengukuhan sebanyak 20 orang, mengalami peningkatan dua kali lebih banyak dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Ia yakin pada tahun 2020 akan lebih banyak lagi melakukan pengukuhan karena seluruh Guru Besar yang baru diangkat diberi waktu 1 tahun perSK keluar wajib melakukan pengukuhan.

Tetapi ada yang mengkhawatirkan diungkapkannya perkembangan Guru Besar ditempat lain terjadi peningkatan yang signifikan tetapi di Universitas Andalas terjadi penyusutan, peningkatan antara yang diusulkan dengan yang berkurang, khusus untuk tahun 2019 ini akan pensiun sebanyak 8 orang sedangkan yang mengusulkan baru 5 orang.

Disampaikannya Rektor dengan Dekan yang ada di Universitas Andalas terus berupaya untuk percepatan peningkatan Guru Besar dilakukan dengan pemberian dana hibah dan lainnya.

Ia berharap ditahun-tahun yang akan datang terjadi peningkatan yang signifikan terhadap jumlah Guru Besar di Universitas Andalas.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas mengucapkan selamat kepada kedua Guru Besar tetap pada Fakultas Kedokteran yang baru saja dikukuhkan.

Diharapkan dengan pengukuhan ini mempunyai korelasi dengan kualitas Sumber Daya Manusia dan kapasitas lembaga Universitas Andalas dalam mengemban Tridharma Perguruan Tinggi.

“Apalagi yang dikukuhakan hari ini kedua duanya mempunyai kepakaran dalam bidang ilmu kesehatan,” ujarnya.

Dikatakannya seperti sama-sama diketahui masalah kesehatan pada masyarakat menjadi masalah utama jadi itu sangat penting sekali dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia bangsa indonesia.

Ia juga menyampaikan pengukuhan Guru Besar bukanlah zona nyaman terakhir bagi karir seorang dosen tetapi merupakan proses awal dalam pengebaran dalam mengarungi lautan ilmu yang maha luas dan tetntu diharapkan harus lebih tertib lagi dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi terutam riset yang akan dilakukan. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top