Tanah datar, Prokabar – Seorang warga Nagari Lubuk Jantan dibegal
di jalan mnuju Galuang, Kenagarian Tepi Selo, pada Sabtu malam lalu (7/7), sekira pukul 21.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku kehilangan uang sebesar Rp 17 juta yg seyogyanya diperuntukan untuk pembayar hutang. Selain itu, korban juga mengalami luka pada bagian kepala.
Peristiwa pembegalan tersebut berawal saat korban yang diketahui bernama Pahmi,52, warga Sawah liek, Nagari Lubuk Jantan hendak pergi membayar hutang ke rumah salah seorang kenalannya di Galuang, Nagari Tepiselo, Kecamatan Lintau Buo Utara.
“Korban pergi membawa uang dengan sepeda motor, saat melintas di area persawahan, korban mendengar ada yang memanggil. Mendengar panggilan, korban pun berhenti,” ujar Bripka Donal Chaniago, Kanit Reskrim Polsek Lintau Buo Utara.
Saat korban mencari sumber suara, tiba-tiba datang beberapa orang yang langsung memukul kepala korban.
“Saat dipukul tersebut korban terjatuh. Saat itulah uang yang dibawa korban kemudian diambil pelaku yang langsung kabur,” sebut Donal.
Korban yang terjatuh dan ditinggal begitu saja, kemudian diselamatkan warga yang melintas. Kejadian ini kemudian dengan cepat menyebar sehinggga warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun sayanh, pelaku telah lebih dahulu melarikan diri.
“Korban kemudian dibawa warga ke Puskesmas Lubuk Jantan, korban mengalami luka pada bagian kepala karena dipukul,” sebut Donal.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
“Kita masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi,” pungkas Donal. (eym)
















