Uang Pembayar Hutang Dibegal, 17 Juta Raib

Penulis -

Senin, 9 Juli 2018 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah datar, Prokabar – Seorang warga Nagari Lubuk Jantan dibegal
di jalan mnuju Galuang, Kenagarian Tepi Selo, pada Sabtu malam lalu (7/7), sekira pukul 21.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku kehilangan uang sebesar Rp 17 juta yg seyogyanya diperuntukan untuk pembayar hutang. Selain itu, korban juga mengalami luka pada bagian kepala.

Peristiwa pembegalan tersebut berawal saat korban yang diketahui bernama Pahmi,52, warga Sawah liek, Nagari Lubuk Jantan hendak pergi membayar hutang ke rumah salah seorang kenalannya di Galuang, Nagari Tepiselo, Kecamatan Lintau Buo Utara.

“Korban pergi membawa uang dengan sepeda motor, saat melintas di area persawahan, korban mendengar ada yang memanggil. Mendengar panggilan, korban pun berhenti,” ujar Bripka Donal Chaniago, Kanit Reskrim Polsek Lintau Buo Utara.

Saat korban mencari sumber suara, tiba-tiba datang beberapa orang yang langsung memukul kepala korban.

“Saat dipukul tersebut korban terjatuh. Saat itulah uang yang dibawa korban kemudian diambil pelaku yang langsung kabur,” sebut Donal.

Korban yang terjatuh dan ditinggal begitu saja, kemudian diselamatkan warga yang melintas. Kejadian ini kemudian dengan cepat menyebar sehinggga warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun sayanh, pelaku telah lebih dahulu melarikan diri.

“Korban kemudian dibawa warga ke Puskesmas Lubuk Jantan, korban mengalami luka pada bagian kepala karena dipukul,” sebut Donal.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Kita masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi,” pungkas Donal. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB